Tanjung
Selor (Antara News Kaltara) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara
(Kaltara) melakukan langkah cepat untuk menangani putusnya jalan akibat longsor
di Sebatik, Nunukan beberapa hari lalu. Jalan tersebut sekarang sudah bisa
dilintasi.
Gubernur
Kaltara Dr H Irianto mengatakan, setelah menerima informasi adanya kerusakan
jalan, atas instruksi gubernur, pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi
untuk melakukan penanganan. "Begitu dapat kabar bahwa terjadi longsor di
daerah Sebatik, langsung kami tangani. Kami lakukan penimbunan, dan hanya
sehari sekarang sudah bisa dilewati," ungkap Irianto.
Selain
melakukan penanganan langsung ke lapangan, pihak DPUPR-Perkim juga
menginformasikan kepada Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN), karena
jalan tersebut merupakan jalan nasional. "Memang sebenarnya itu bukan
kewenangan kami, namun karena ini darurat. Sehingga tetap kita usahakan
penanganannya. Yang terpenting, masyarakat bisa lewat dulu. Sehingga ekonomi
tidak terganggu," kata Gubernur.
Diungkapkan,
untuk meminimalisir terjadinya longsor kembali, jalan-jalan yang rawan longsor,
terutama yang berada di kemiringan. Yaitu dengan membuat siring penahan atau
sheetpile, serta non fisik tidak menebang pohon di pinggir jalan.
Irianto
menilai, jalan-jalan di wilayah Kalimantan, termasuk di Pulau Sebatik memang
rawan longsor. Hal ini karena kultur tanah kebanyakan berpasir. Apalagi di
lokasi longsoran tersebut, dikatakan Gubernur, pada sekitar jalan tersebut
tidak ada penyanggahnya, seperti pohon untuk mengurangi terjadinya longsor,
maupun siring. "Kalau daerah kita di Kalimantan, memang jenis tanahnya
banyak pasir. Karena pasir itu mudah erosi jika terkena air, sehingga banyak
jalan yang ke alur sungai. Kemudian ada banyak tanah yang tidak bagus juga,
karena tanah rawa," paparnya. Seperti diketahui, jalan lingkar Pulau Sebatik,
tepatnya di Bukit Menangis, RT 06 Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat
terputus akibat longsor pada Jumat (27/10) dini hari lalu. "Atas
penanganan yang cepat dan respon yang tanggap itu, saya memberikan apresiasi
dan berterima kasih kepada DPUPR-Perkim dan Satker PJN," tuntasnya.
Jalan Putus di Sebatik Sudah Ditangani
CEPAT TANGGAP : Proses perbaikan jalan putus akibat longsor di Sebatik, Nunukan, beberapa hari lalu. (dok humas)
CEPAT TANGGAP : Proses perbaikan jalan putus akibat longsor di Sebatik, Nunukan, beberapa hari lalu. (dok humas)