Jakarta (Antaranews-Kaltara) - Di
setiap sela menghadiri suatu kegiatan, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H
Irianto Lambrie selalu menyempatkan untuk melakukan diskusi dengan tokoh
nasional yang hadir, untuk kepentingan Kaltara. Salah satunya saat hadir dalam
acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tiga Pilar Partai Demokrasi
Indonesia (PDI) Perjuangan, Sabtu (16/12) lalu. Di mana Gubernur banyak
berdiskusi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden RI ke-5 Megawati
Soekarno Putri. "Ini sebuah kesempatan langka, saya bisa berbincang
sekaligus diajak makan bersama satu meja dengan mantan Presiden ke-5 RI, Ibu
Megawati. Ada beberapa hal yang kami diskusikan, utamanya berkaitan dengan
Kaltara, yang merupakan provinsi baru yang berbatasan langsung dengan
Malaysia," kata Irianto.
Selain dengan Megawati, turut dalam
diskusi tersebut Prof Dr Rokhmin Dahuri, salah seorang Ketua Dewan Pimpinan
Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI
di era kabinet Gotong Royong.
Gubernur mengatakan, salah satu yang
didiskusikan adalah mengenai pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis kelautan
dan perikanan. Dengan fokus upaya memberdayakan dan mensejahterakan nelayan dan
keluarganya. "Kaltara memiliki potensi dan prospek yang sangat baik bagi
pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis kelautan dan perikanan. Prof Rokhmin
bersama timnya akan membantu Kaltara dan sekaligus saya minta beliau dapat
menjadi 'penasehat' Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltara dalam pengembangan
ekonomi berbasis kelautan dan perikanan atau kemaritiman, mengingat beliau
salah seorang pakar Indonesia di bidang kemaritiman," kata Gubernur.
Dalam kesempatan pertemuan itu,
Gubernur juga meminta kepada Rokhmin agar dapat menjadwalkan memberikan kuliah
umum di Universitas Borneo Tarakan sekaligus pencerahan kepada jajaran
pemerintahan di Kaltara.
Terkait perkembangan mutakhir
tekonologi kelautan dan perikanan dalam rangka meningkatkan produksi dan
kualitas hasil-hasil kelautan dan perikanan di Kaltara, yang pada akhirnya akan
meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan dan keluarganya; sekaligus
menjadi bagian dari upaya pelestarian kekayaan sumberdaya kelautan dan
perikanan kita. "Prof Rokhmin juga menyampaikan kepada Ibu Megawati, bahwa
ketika beliau melakukan penelitian di Delta Sungai Mahakam untuk menyusun
disertasi doktor beliau pada 1989-1990, saya banyak ikut membantu beliau (pada
saat itu Gubernur menjabat Kepala Seksi Ekonomi Bidang Penelitian Bappeda
Kaltim)," ujarnya.
Irianto diundang dalam Rakornas yang
berlangsung di Hall 5-6 Indonesia Convention Exhibition Tangerang, Banten ini,
sebagai perwakilan eksekutif. Seperti diketahui, Irianto merupakan Gubernur
yang salah satu partai pengusungnya dari PDI Perjuangan. Rakornas yang dihadiri
langsung oleh Presiden Joko Widodo, bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla ini
dilakukan dalam rangka sinergi tiga pilar partai. Yaitu, struktur, legeslatif
dan eksekutif. Dengan mengambil tema: 'Berdikari untuk Indonesia Raya' dan sub
tema, 'Ekonomi Goyong Royong dalam Praktek'. Di sela kegiatan ini, juga ada
pameran keberhasilan pemerintah daerah dari PDI Perjuangan. Meliputi di bidang
pertanian, peternakan, perikanan, teknologi tepat guna dan lainnya.
Bersama Megawati dan Prof Rokhmin Diskusikan Potensi Perikanan Kaltara
SATU MEJA : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mendapatkan kesempatan khusus untuk duduk satu meja dengan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. Gubernur juga membahas beberapa program dengan Presiden RI ke-5 itu. (dok humas)
SATU MEJA : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mendapatkan kesempatan khusus untuk duduk satu meja dengan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. Gubernur juga membahas beberapa program dengan Presiden RI ke-5 itu. (dok humas)