Tanjung Selor (ANTARA) - Hingga saat ini, realisasi fisik pekerjaan yang meliputi pembangunan dan pemeliharaan jalan serta drainase atau gorong-gorong pada bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun anggaran 2020 mencapai 89 persen. Sedangkan untuk realisasi keuangan mencapai 65,17 persen.

“Sesuai informasi DPUPR-Perkim Kaltara, pada tahun ini, totalnya 19 paket proyek jalan. 4 diantaranya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Sementara sisanya 15 paket bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi,” kata Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie, Rabu (9/12).

Adapun rincian 4 paket DAK 2020 itu, yakni peningkatan jalan perbatasan ruas jalan Long Bawan-Lembudud (DAK Penugasan), peningkatan jalan perbatasan ruas jalan Long Rungan-Long Padi (DAK Penugasan), peningkatan jalan Trans Kalimantan-Pelabuhan Ferry Ancam (DAK Reguler), dan pemeliharan berkala Trans Kalimantan-Tideng Pale (DAK Reguler).

Sedangkan 15 paket lainnya melalui APBD Provinsi Kaltara, pembangunan jalan menuju Bapelkes Tanjung Selor, rekonstruksi jalan simpang Bumi Rahayu KM 9-Mako Brigif 24, pelebaran jalan Durian Tanjung Selor, pembangunan Jalan Lingkar Pulau Nunukan, pembangunan jalan pendekat menuju Jembatan Bulungan-Tarakan, pembangunan jalan perbatasan Krayan (Long Layu-PaUpan).

Lalu, Ring Road Malinau (simpang Sempayang-simpang Batu Kajang), pembangunan jalan ruas Trans Kalimantan-Pelabuahan Ferry Ancam, pembangunan jalan Seputuk-Malinau Kota, serta peningkatan Ring Road Tarakan (Juata Laut-Binalatung).

Kemudian pemeliharaan jalan dalam kota Tarakan ruas jalan Bhayangkara, pemeliharaan ruas jalan Selimau 1 hingga Selimau 3, serta pemeliharaan ruas jalan Trans Kalimantan-Tideng Pale. Ada juga, pembangunan drainase atau gorong-gorong. Yakni pembangunan double box culvent Sungai Lungun, Sabanar Baru di Bulungan, dan pembangunan drainase dan dinding penahan tanah ruas jalan Manunggal Tanjung Selor. “Ditarget seluruh paket pengerjaan jalan yang ada pada Bina Marga pada akhir Desember tuntas 100 persen,” kata Irianto.

Gubernur mengungkapkan, terkait dengan rencana pengerjaan jalan pada Bidang Bina Marga tahun depan, ada beberapa titik yang sudah diusulkan. Diantaranya, ruas jalan Lon Bawan-Lembudud, Tanah Kuning-Mangkupadi, Selimau III-Pelabuhan Pesawan, Coastal Road Nunukan, jalan Durian Tanjung Selor, Selimau I-III, Gajah Mada Tarakan, Amal Baru Tarakan, Gunung Selatan Tarakan, Ring Road Malinau, Trans Kalimantan-Tidung Pale, Lingkar Pulau Nunukan, Lidung Keminci-Setulang Malinau, Seputuk-Malinau, dan kembali melanjutkan pembangunan jalan Pelabuhan Ferry Ancam.


Pewarta : Edy Suratman
Uploader : Firsta Susan Ferdiany
Copyright © ANTARA 2024