Tim SAR mencari seorang nelayan yang hilang di Nunukan
Sabtu, 23 Juli 2022 21:26 WIB
Tim SAR Gabungan mencari nelayan bernama Laupa (52) yang hilang saat menjala ikan di Sungai Sebakis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (23/7). ANTARA/HO - SAR Gabungan.
Tarakan (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan (Search and Rescue/SAR) Gabungan mencari seorang nelayan bernama Laupa (52) yang hilang saat menjala ikan di Sungai Sebakis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
"Telah terjadi kondisi membahayakan manusia, dimana satu orang hilang saat menjala ikan di Sungai Rahayu Sebakis di Nunukan pada hari Jumat (22/7) pada pukul 05.12 WITA," kata Kepala Seksi Operasional Kantor SAR Tarakan Dede Hariana di Tarakan, Sabtu.
Tim SAR menerima informasi pada hari Sabtu (23/7), kemudian tim berangkat pada pukul 11.55 WITA pada lokasi kejadian, dimana jarak dari Pos SAR Nunukan ke lokasi kejadian 23.31 NM.
Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Manager PT SIL bernama Indra yang menyampaikan adanya satu orang hilang saat menjala ikan di sungai Rahayu Sebakis, Nunukan dengan Koordinat LKP 4°05'06.10"N 117°17'21.53"E.
Pada hari pertama pencarian pada pukul 18.00 dihentikan dan dilanjutkan pada esok hari.
Sebelumnya ada dua korban di Nunukan yang tewas diterkam buaya yakni Samsul (45) nelayan asal Nunukan yang dikabarkan hilang diduga diterkam buaya di Sungai Pangkalan Adimitra, Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimenggaris, Kabupaten Nunukan ditemukan pada Jumat (22/7).
Korban lain yakni Baharuddin (29), dimana jasadnya ditemukan dalam perut buaya di Nunukan pada Senin malam (18/7), dimana korban jatuh dari jembatan sungai Tabur Lestari, Simenggaris, Nunukan.
Baca juga: Tim SAR temukan jasad Baharuddin dalam perut buaya
"Telah terjadi kondisi membahayakan manusia, dimana satu orang hilang saat menjala ikan di Sungai Rahayu Sebakis di Nunukan pada hari Jumat (22/7) pada pukul 05.12 WITA," kata Kepala Seksi Operasional Kantor SAR Tarakan Dede Hariana di Tarakan, Sabtu.
Tim SAR menerima informasi pada hari Sabtu (23/7), kemudian tim berangkat pada pukul 11.55 WITA pada lokasi kejadian, dimana jarak dari Pos SAR Nunukan ke lokasi kejadian 23.31 NM.
Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Manager PT SIL bernama Indra yang menyampaikan adanya satu orang hilang saat menjala ikan di sungai Rahayu Sebakis, Nunukan dengan Koordinat LKP 4°05'06.10"N 117°17'21.53"E.
Pada hari pertama pencarian pada pukul 18.00 dihentikan dan dilanjutkan pada esok hari.
Sebelumnya ada dua korban di Nunukan yang tewas diterkam buaya yakni Samsul (45) nelayan asal Nunukan yang dikabarkan hilang diduga diterkam buaya di Sungai Pangkalan Adimitra, Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimenggaris, Kabupaten Nunukan ditemukan pada Jumat (22/7).
Korban lain yakni Baharuddin (29), dimana jasadnya ditemukan dalam perut buaya di Nunukan pada Senin malam (18/7), dimana korban jatuh dari jembatan sungai Tabur Lestari, Simenggaris, Nunukan.
Baca juga: Tim SAR temukan jasad Baharuddin dalam perut buaya
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR Polda Kaltara Temukan Korban Terakhir Insiden Kapal Terbalik di Perairan Sebatik
23 July 2025 22:02 WIB
Direktorat Samapta Polda Kaltara Latihan SAR untuk Siaga Bencana Alam di Pantai Tanah Kuning
16 January 2025 22:39 WIB, 2025
Antisipasi Bencana Alam Satbrimob Polda Kaltara Laksanakan Apel Siaga SAR
05 December 2024 5:53 WIB, 2024
Tim SAR Gabungan Mencari Kotak Hitam Pesawat Smart Aviation yang Jatuh
11 March 2024 10:30 WIB, 2024
Terpopuler - Kaltara
Lihat Juga
Kakanwil Kemenag Kaltara Dorong Rumah Ibadah Jadi Pelopor Cinta Lingkungan
26 January 2026 18:41 WIB
Bupati Bulungan Serahkan Bantuan Truk Serbaguna BNPB saat Apel Gabungan OPD
26 January 2026 18:32 WIB
Guest House Pemda Bulungan Akan Dijadikan Pusat Pelayanan Publik dan Pariwisata
24 January 2026 20:22 WIB
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Peringatan Isra Mikraj 1447 H Kanwil Kemenag Kaltara, Momentum Menguatkan Iman, Integritas, dan Pelayanan Umat
22 January 2026 21:45 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB