Lewat Peskil, Sekprov Ajak Napi Introspeksi Diri

id ,

PENCERAHAN : Sekprov Kaltara H Badrun kala memberikan sambutan pada penutupan Peskil Ramadan terhadap warga binaan Lapas Tarakan garapan PC Muslimat NU Kota Tarakan, Jumat (16/6). (dok humas)

Tarakan (Antara News Kaltara) – Pada Jumat (16/6) lalu, Pesantren Kilat
(Peskil) Ramadan gelaran Pimpinan Cabang Muslimat Nadhalatul Ulama (PC Muslimat
NU) Kota Tarakan yang bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Tarakan
resmi ditutup oleh Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) H Badrun
mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Sekitar 1.000 warga binaan atau narapidana (Napi) Lapas
Tarakan mengikuti kegiatan tersebut. Penutupan diwarnai dengan pertunjukan
kesenian Rebana dari Muslimat NU dan diakhiri dengan buka puasa bersama. Pada
perhelatan Peskil kali ini, tema yang diangkat, yakni “Kokohkan hati dengan iman,
taklukkan dunia dengan Qur’an”.

Dalam sambutannya, Sekprov yang didampingi istri, Hj
Sri Senanti Badrun menyebutkan, Peskil merupakan kegiatan positif yang mendapat
dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam pelaksanaannya. Diharapkan
pula, setelah mengikuti Peskil, warga binaan akan semakin baik akhlak dan
moralnya setelah keluar dan berkumpul dengan masyarakat. “Tentu saja acara ini
sebagai sarana silaturahmi sekaligus menjadi pencerahan penyegaran terhadap
nilai agama Islam, terutama rohani para warga binaan yang mengikutinya, dan
sebagai amal ibadah kita. Jadi, mudah-mudahan bisa dilanjutkan tiap tahun,”
kata H Badrun.

Sekprov pun mengimbau kepada seluruh warga binaan agar
dapat memanfaaatkan momen Ramadan dengan bijak, yakni mengisinya dengan
mempelajari ilmu agama. “Bulan Ramadan ini adalah kesempatan yang baik bagi
kita semua untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya. Ini juga waktu yang tepat
untuk mengintrospeksi diri, bagus untuk saling bertukar pikiran yang positif,
sehingga dapat saling menguatkan satu dengan yang lain,” urai H Badrun seraya
memotivasi warga binaan untuk berdisiplin serta menaati aturan lapas dengan
baik.

Tampak
hadir dalam acara itu, Ketua Umum (Ketum) PC Muslimat NU Kota Tarakan yang juga
anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara Hj Siti Laila, sejumlah kepala
biro di lingkup Pemprov Kaltara, kepala Lapas Tarakan Fernando Kloer, anggota majelis
taklim beserta perwakilan ranting Muslimat NU se-Kota Tarakan serta panitia
penyelenggara.
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar