Kaltara Ingin Bangun Organisasi yang Efektif

id ,

DIKLAT : Pembukaan Diklat Prajabatan GGD, Teknis Bendahara dan Pengelola Barang Milik Daerah di lingkungan Pemprov Kaltara oleh Sekprov Kaltara H Badrun di Aula Diklat BKPSDM Kabupaten Bulungan, Senin (27/11). (dok humas)

Tanjung Selor (Antara News Kaltara) - Guna membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarakat yang baik, serta terwujudnya bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mempunyai pengetahuan, pemahaman dan kemampuan tentang pengelolaan keuangan yang sesuai dengan manajemen keuangan yang transparan, efektif, efisien dan bertanggungjawab; dan, terwujudnya pengurus barang yang berpengetahuan, pemahaman dan kemampuan tentang pengelolaan aset sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku maka dirasakan perlu untuk digelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Guru Garis Depan (GGD), Teknis Bendahara dan Pengelola Barang Milik Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Diklat Prajabatan GGD sendiri, dilaksanakan selama 78 jam pelajaran atau setara dengan 7 hari bertempat di Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan. Terhitung sejak 27 November hingga 4 Desember nanti. Sementara, Diklat Teknis Bendahara digelar selama 51 jam pelajaran atau setara 5 hari di Ruang Pertemuan Hotel Crown Tanjung Selor. Dan, Diklat Pengelola Barang  Milik Daerah selama 5 hari bertempat, sejak 27 November hingga 1 Desember di Gedung Pertemuan Grand Ballroom, Jalan Cempedak Tanjung Selor.

Pembukaan ketiga diklat itu digelar bersamaan. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun berkesempatan membuka kegiatan yang dihadiri perwakilan Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) III Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara, serta widyaiswara Provinsi kaltara dan PKP2A III LAN Samarinda dan BPSDM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu.

Dalam sambutannya, H Badrun menyebutkan bahwa untuk Diklat Prajabatan GGD disertai 37 guru, Diklat Teknis Bendahara 40 peserta dan Diklat Pengelolaan Milik Daerah 40 peserta. "Gubernur Kaltara (Dr H Irianto Lambrie) ingin membangun Kaltara sebagai sebuah organisasi yang efektif, dengan tataan baru, mindset (pola pikir) baru agar pelaksanaan pemerintahan di Kaltara ini berjalan dengan baik di tengah segala keterbatasan yang ada," jelas H Badrun.

Untuk itu, keberadaan SDM yang berkualitas sangat dibutuhkan. Membangun kapasitas SDM pun menjadi salah satu tujuan dari keberadaan pemerintahan ini. "Sejurus dengan itu, penata kelolaan keuangan daerah pun patut dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Termasuk, tata kelola aset oleh pengatur pengelola barang," urai H Badrun. Selain kualitas SDM, pengelolaan aset pun penting diperhatikan. Mengingat, aset dan pengelola keuangan adalah nafas manajemen.

Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar