Total identifikasi korban Lion sementara 51 jenazah

id Korban lion

Jenazah korban diserahkan (Humas lion)

Tanjung Selor (Antaranews Kaltara) – Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menginformasikan perkembangan terkini sehubungan penanganan Lion Air nomor penerbangan JT-610 dengan registrasi pesawat PK-LQP.

Disampaikanbahwa tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia hari ini memberikan konfirmasi hasil identifikasi tujuh jenazah, yaitu Kasan (laki-laki), Rafezza Wijaya (bayi laki-laki), Radika Wijaya (laki-laki), Sekar Maulana (laki-laki), Rio Ananda Pratama (laki-laki), Eling Sutikno (laki-laki), Sahabudin (laki-laki).


Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantor menyampaikan hal itu dalam siaran pers diterima Rabu malam.

Ia menyampaikan bahwa konfirmasi tersebut disampaikan pukul 20.15 WIB setelah adanya kecocokan hasil tes forensik dan ante-mortem dengan data DNA yang sebelumnya sudah diberikan pihak keluarga kepada tim DVI POLRI.



Lion Air malam ini secara resmi menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga melalui upacara yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS POLRI). Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Training Director of Lion Air Group, Capt. Dibyo Susilo.



Atas nama Lion Air, mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga dan handai taulan.



Dengan bertambahnya tujuh tersebut, total identifikasi hingga sekarang 51 jenazah, sebelumnya pada Selasa (06/ 11) Daniel Suharjani Jaya (laki-laki), Cosa Riyanda Sohab (laki-laki), Martono (laki-laki), Rebagus Nurwito Desi Putra (laki-laki), Imam Riyanto (laki-laki), Tesa Kautsar (laki-laki), Wahyu Aldila (laki-laki), Mawar Serjati (wanita), Herjuno Dartito (laki-laki), Mack Stanly (laki-laki), Ubaidilah Salabi (laki-laki), Ibnu Hajar Riyandi Hantoro (laki-laki), Mattew Darryl Pongkal (laki-laki), Ariawan Komardi (laki-laki), Paul Ferdinand Ayorbaba (laki-laki), Nurul Dyah Ayu Shitaresmi (wanita), Dony (laki-laki).



Pada Senin (05/ 11) Rudolf Petrous Sayers (laki-laki), Eka Suganda (laki-laki), Fifi Hajanto (wanita), Hendra (laki-laki), Dede Anggraini (wanita), Vera Junita (wanita), Restia Amelia (wanita), Eryanto (laki-laki), Reni Ariyanti (wanita), Muhammad Ravi Andrian (laki-laki), Niar Ruri Sunarniat Soegiyono (laki-laki), Sudibyo Onggowardoyo (laki-laki) dan Mito (laki-laki).



Pada Minggu (04/ 11) Dodi Junaidi (laki-laki), Muhammad Nasir (laki-laki), Janry Efriyanto Sianturi (laki-laki), Karmin (laki-laki), Harwinoko (laki-laki), Verian Utama (laki-laki), Rohmanir Pandi Sagala (laki-laki). Sabtu (03/ 11) atas nama Fauzan Azima (laki-laki), Wahyu Susilo (laki-laki) dan Endang Sri Bagus Nita (wanita). Pada Jumat (02/ 11) Chandra Kirana (laki-laki), Monni (wanita) dan Hizkia Jorry Saroinsong (laki-laki) serta Rabu (31/10) Jannatun Shintya Dewi (wanita).



Tim DVI Polri juga masih melaksanakan proses identifikasi mendalam yang melingkupi forensik dan tes DNA.



Lion Air tetap melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) pada setiap posko JT-610.



Beberapa manajemen Lion Air hari ini juga berada di posko Cawang, posko RS POLRI, Jakarta Timur dan Tanjung Priok, Jakarta Utara guna memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang, kru serta tim evakuasi.



Lion Air akan menyampaikan informasi terbaru sesuai perkembangan lebih lanjut.



Lion Air telah membuka crisis center dan untuk infomasi penumpang dapat menghubungi di nomor telepon (021)-80820002.



***
Pewarta :
Editor: Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar