
Presiden Beri Penghargaan Atlet TNI Naik Pangkat Hingga Jadi Perwira

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus kepada atlet-atlet dari unsur TNI yang berhasil meraih prestasi pada ajang SEA Games ke-33 Thailand 2025, berupa kenaikan pangkat hingga menjadi perwira.
Dalam kegiatan pemberian penghargaan atlet SEA Games di Istana Negara, Jakarta, Kamis, Presiden menyoroti secara khusus atlet cabang olahraga berkuda kategori eventing yang berasal dari TNI.
Menurut laporan yang diterimanya, atlet tersebut tetap bertanding meski mengalami cedera serius akibat tendangan kuda beberapa hari sebelum pertandingan hingga mengalami fraktur tulang rusuk.
"Jadi dia bertanding dengan memegang tulang rusuknya dan tidak mau menyerah masuk finish, setelah masuk finish langsung pingsan. Saya kira ini adalah semangat yang kita patut hargai. Jadi saya terima kasih Panglima TNI, Panglima TNI langsung disekolahkan untuk jadi perwira," ujar Prabowo.
Selain itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada atlet TNI lainnya yakni Rizki Juniansyah atau atlet angkat besi yang kembali memecahkan rekor.
Rizki sebelumnya direkrut menjadi anggota TNI dengan pangkat Letnan Dua usai meraih emas Olimpiade. Berkat prestasi terbarunya, Panglima TNI Agus Subiyanto menaikkan pangkatnya dua tingkat menjadi Kapten.
"Jadi saya dapat laporan, Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkat atlet ini dua tingkat. Jadi dari Letnan Dua langsung Kapten. Karena Anda mengangkat nama kehormatan bangsa Indonesia di kancah dunia. Terima kasih penghormatanmu," ucap Presiden.
Presiden menegaskan bahwa olahraga merupakan cerminan kekuatan dan kebangkitan sebuah bangsa. Oleh karena itu, atlet yang dipilih untuk mewakili Indonesia memiliki peran strategis sebagai simbol ketangguhan nasional.
Baca juga: Delapan Atlet Terima Langsung Bonus Dari Prabowo di Istana Negara
Baca juga: Prabowo: Petani Berperan Fundamental Bagi Kemerdekaan Bangsa Indonesia
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Genta Tenri Mawangi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
