Logo Header Antaranews Kaltara

Sambut Arus Mudik Idulfitri, Kemenag Kaltara Kick Off Masjid Ramah Pemudik

Kamis, 12 Maret 2026 07:31 WIB
Image Print
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltara, H. Muh. Saleh, yang menandai dimulainya pelaksanaan program pelayanan bagi para pemudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H di wilayah Kaltara.

Tarakan (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara secara resmi melaksanakan Kick Off Program Masjid Ramah Pemudik (MRP) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026 yang dipusatkan di Masjid Jami Fastabiqul Khairat, Kota Tarakan, Rabu (11/3).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltara, H. Muh. Saleh, yang menandai dimulainya pelaksanaan program pelayanan bagi para pemudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H di wilayah Kaltara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Kaltara, para Kepala Bidang dan Pembimas di lingkungan Kanwil Kemenag Kaltara, serta ASN Kanwil Kemenag Kaltara.

Hadir pula sejumlah unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Kota Tarakan, di antaranya Camat se-Kota Tarakan, GM PT Pelindo atau yang mewakili, Kapolsek Tarakan Timur, Danramil 0907/01 Tarakan Timur, para lurah se-Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Kepala Kantor KSOP Kelas II Tarakan, serta para takmir masjid di Kota Tarakan.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Kaltara H. Muh. Saleh menyampaikan bahwa program Masjid Ramah Pemudik merupakan bentuk kepedulian Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Idulfitri.

“Setiap tahun menjelang Hari Raya Idulfitri, jutaan masyarakat melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Perjalanan panjang tersebut tentu membutuhkan tempat singgah yang aman, nyaman, sekaligus memberikan ketenangan spiritual,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa melalui program ini, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pelayanan umat yang memberikan kenyamanan bagi para musafir.

“Melalui Program Masjid Ramah Pemudik, kita mengajak seluruh masjid untuk menjadi tempat beristirahat bagi para pemudik, tempat menenangkan hati, serta tempat merasakan kehangatan ukhuwah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Muh. Saleh menyebutkan bahwa masjid-masjid yang terlibat dalam program ini diharapkan dapat menyediakan sejumlah fasilitas sederhana namun sangat bermanfaat bagi pemudik, seperti tempat istirahat sementara, air bersih, fasilitas wudhu, toilet yang bersih, area parkir yang aman. Serta informasi perjalanan bagi para musafir.

Menurutnya, pelayanan kepada para pemudik juga merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi penghormatan kepada tamu dan musafir.

“Ketika masjid hadir melayani para pemudik, sejatinya masjid sedang menebarkan nilai kasih sayang, kepedulian, dan persaudaraan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kakanwil Kemenag Kaltara H. Muh. Saleh juga menyampaikan bahwa program pelayanan bagi pemudik tidak hanya melibatkan masjid, tetapi juga mendapat dukungan dari rumah ibadah lintas agama di Kalimantan Utara.

Menurutnya, sejumlah rumah ibadah seperti gereja, pura, dan vihara juga telah menyatakan kesiapan untuk turut berpartisipasi dalam memberikan pelayanan bagi para pemudik selama arus mudik Idulfitri.

“Selain masjid, beberapa rumah ibadah lintas agama juga telah menyatakan kesiapan untuk ikut ambil bagian dalam memberikan pelayanan bagi para pemudik. Ini menjadi wujud nyata semangat toleransi dan kerukunan umat beragama di Kalimantan Utara,” ujar Muh. Saleh.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas agama ini menunjukkan bahwa semangat pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan bersama tanpa memandang latar belakang agama.

“Melalui kebersamaan ini kita ingin menunjukkan bahwa rumah ibadah adalah ruang yang menghadirkan kedamaian, kepedulian, dan pelayanan bagi masyarakat,” tambahnya.

Kakanwil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus masjid, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik di Kaltara.

Ia berharap melalui program ini masjid dapat semakin berperan aktif dalam pelayanan sosial keagamaan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Semoga melalui program ini para pemudik dapat merasakan kenyamanan selama perjalanan, dan semangat kebersamaan serta kepedulian di tengah masyarakat semakin terbangun,” pungkasnya.

Program Masjid Ramah Pemudik di Kaltara akan melibatkan sejumlah masjid di berbagai wilayah yang berada di jalur transportasi dan titik strategis pemudik, sehingga dapat menjadi tempat singgah yang nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.
Baca juga: Kanwil Kemenag Kaltara Siapkan Masjid Ramah Pemudik
Baca juga: Kakanwil Kemenag Kaltara Jadi Narasumber Webinar "ASN Kaltara Belajar"



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026