Logo Header Antaranews Kaltara

Indahnya Ramadhan, Warga Dayak dan Tionghoa Ikut Parade Beduk Sahur

Selasa, 17 Maret 2026 17:06 WIB
Image Print
Warga Dayak Kabupaten Bulungan turut meramaikan Parade Beduk Sahur 2026 yang digelar Persaudaraan Pemuda Kampung Arab Tanjung Selor, Senin malam (16/3). (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Persaudaraan Pemuda Kampung Arab, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara menggelar Parade Beduk Sahur 2026, Senin malam (16/3). Kegiatan di bulan Ramadhan 1447 Hijriah ini diikuti berbagai kalangan, termasuk warga masyarakat Dayak dan Tionghoa.

Bupati Bulungan, Syarwani yang turut hadir menyaksikan memberi apresiasi kepada panitia dan masyarakat karena telah memperlihatkan Kabupaten Bulungan yang inklusif dengan keberagaman.

‎”Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bulungan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Persaudaraan Pemuda Kampung Arab serta seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan Parade Beduk Sahur 2026,” ucapnya.

Dengan diikuti 19 peserta yang hampir seribu orang dengan berbagai komunitas yang tak hanya masyarakat muslim, menandai Bulungan sebagai rumah bersama bagi semua suku, agama dan latar belakang.

‎‎”Ini bukan sekadar pawai menjemput sahur, tapi merupakan simbol harmoni dalam keberagaman. Saat beduk bertalu dan alat musik tradisional lainnya bersahut-sahutan, kita melihat wajah asli Kabupaten Bulungan yang rukun, kreatif, dan penuh gotong royong,” katanya.

‎‎Sebelumnya, di garis start tepatnya di Landmar Tanjung Selor, Camat Tanjung Selor, Eros Sunarmin melepas peserta parade yang finisnya di Kampung Arab, Jalan Jenderal Sudirman.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan di Tanjung Selor, dari seluruh etnis Tionghoa, Dayak, Tidung, Bulungan dan seluruh peserta yang hadir dalam Parade Beduk Sahur 2026,” ucap Camat Tanjung Selor sebelum melepas peserta.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Bulungan, Hendy Darmawan mengikutkan Barongsai dari Perkumpulan Paramita Lion Dance dalam Parade Beduk Sahur 2026.

Kehadiran PSMT Bulungan tak lain karena membangun semangat kebersamaan yang biasa disebut tenguyun atau senguyun serta nilai toleransi dalam keberagaman.

“Semoga ke depan semakin banyak peserta lintas etnis yang ikut meramaikan, sebagai wujud semangat kebersamaan dalam keberagaman,” harapnya.

Parade Beduk Sahur 2026 berjalan lancar dengan bantuan pengaturan lalu lintas dari Polresta Bulungan dan juga Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan serta instansi terkait lainnya.



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026