Logo Header Antaranews Kaltara

Pemkab Bulungan dukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM

Senin, 6 April 2026 17:28 WIB
Image Print
Salah satu produk UMKM Kabupaten Bulungan berupa tas saat dipamerkan dalam Gelar Produk Unggulan Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Tanjung Selor, di halaman Kantor Bupati Bulungan, Senin (6/4/2026). (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Wakil Bupati Bulungan, Kilat, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kami dari Pemkab Bulungan berkomitmen untuk terus mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembinaan UKM (Usaha Kecil dan Menengah), UMKM dengan meningkatkan kualitas produk, penguatan pemasaran serta perluasan akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah,” kata Kilat, di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Senin.

Penegasan itu disampaikan oleh Wakil Bupati Bulungan saat membuka Gelar Produk Unggulan Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Tanjung Selor, di halaman Kantor Bupati Bulungan.

“Kita harus menyadari bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada sektor besar, tetapi juga pada kekuatan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM serta produk unggulan desa dan kelurahan,” ujarnya.

Karena itu, dari 15 program prioritas atau unggulan Pemkab Bulungan di masa kepemimpinan Bupati Bulungan, Syarwani bersama Wakil Bupati, Kilat, ada program Satu Desa, Satu Produk dan juga program UMKM Bulungan Unggul sebagai bentuk dukungan kuat untuk menguatkan ekonomi kerakyatan.

“Oleh karena itu pengembangan produk lokal berbasis potensi wilayah harus terus kita dorong agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah. Mari kita jadikan ini sebagai langkah bersama dalam membangun ekonomi daerah yang mandiri, kreatif dan berkelanjutan,” ajaknya.

Di kesempatan yang sama, salah seorang pengusaha UMKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan mengaku telah menerima bantuan mesin jahit dari Pemkab Bulungan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil & Menengah Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bulungan.

“Alhamdulillah saya dapat bantuan dua buah mesin jahit dari Diskoperindag Kabupaten Bulungan. Ini sangat membantu kami UMKM,” ujar Meity, perajin tas jinjing, tas selempang dan dompet dengan motif khas Bulungan, Kaltara ini.

Dengan modal mesin jahit itu, ia memanfaatkan kain-kain batik khas Kaltara, khususnya Bulungan untuk dijadikan tas dan dompet. Selain itu, ia juga ada berbahan kanvas printing dengan motif ciri khas daerah, seperti tugu, penari daerah, dan ciri khas lokal lainnya.

“Saya juga produksi tas dengan bordir dan tenun motif khas daerah yang dihasilkan teman-teman perajin di Bulungan. Sehari, saya bisa memproduksi empat sampai enam tas besar dalam sehari,” tuturnya.

Ia menjual produk tas dan dompet di kisaran Rp125 ribu sampai Rp200 ribu dan memasarkan melalui media sosial maupun melalui grup-grup aplikasi pesan singkat.

“Saya bersyukur dibantu oleh pemerintah dan selalu dilibatkan jika ada gelar produk oleh pemerintah. Kami juga dibantu oleh Pemerintah Provinsi Kaltara untuk pengurusan HaKI (Hak Kekayaan Intelektual),” ungkap perajin yang produknya Tas Khas Motif Bulungan MTWO berhasil menjadi juara I pada Lomba Produk Unggulan Desa dan Kelurahan Tingkat Kecamatan Tanjung Selor Tahun 2026 mewakili Kelurahan Tanjung Selor Hilir.
Baca juga: Fraksi-Fraksi DPRD Bulungan Sampaikan Pemandangan Umum 7 Ranperda 2026
Baca juga: Pemkab Bulungan Salurkan Dana Hibah untuk Ormas dalam Momentum Halal Bihalal



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026