Logo Header Antaranews Kaltara

Malinau Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Provinsi Kaltara 2026

Minggu, 12 April 2026 17:30 WIB
Image Print
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Malinau, Kamran Daik (kemeja putih), beberapa waktu lalu memimpin rapat persiapan MTQ kabupaten dan provinsi di Kabupaten Malinau. (ANTARA/HO-Diskominfo Malinau)

Malinau, Kaltara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menyatakan siap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026.

Kesiapan ini ditegaskan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Malinau, Kamran Daik yang juga merupakan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Malinau.

“Walaupun di tengah efisiensi, Pemkab Malinau siap menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026,” ujarnya melalui telepon, Minggu.

Ditegaskan, efisiensi apapun yang dilaksanakan oleh negara, provinsi maupun daerah, Pemkab Malinau siap melaksanakan MTQ sebagai bagian syiar agama, serta wadah pembinaan mental dan spiritual untuk membumikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

“Seperti yang disampaikan Pak Bupati namanya syiar agama tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya,” katanya.

Penegasan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa tersebut, lanjut Kamran, sebagai bentuk perhatian dan kehadiran Pemkab Malinau untuk semua agama. Dengan perhatian dan perlakuan yang sama itu menjadikan toleransi beragama di Bumi Intimung, Kabupaten Malinau cukup tinggi.

“Penekanannya seperti itu, MTQ tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya. Andai kata memang dari provinsi membuka 20 cabang dilombakan tetap kita laksanakan, 12 cabang tetap kita laksanakan,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu, jelasnya, perwakilan LPTQ Provinsi Kaltara telah menemui Bupati Malinau untuk koordinasi dan menanyakan kesiapan Malinau. Dan waktu itu, bupati juga menegaskan kesiapan menjadi tuan rumah. Setelah itu, bupati memanggil sekretaris daerah terkait persiapan menjadi tuan rumah.

“Pak Sekda memanggil saya selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat memang membawahi keagamaan sekaligus menjadi Ketua LPTQ Kabupaten Malinau,” ungkapnya.

Sekda memerintahkan untuk melihat atau mempelajari kabupaten/kota yang telah melaksanakan MTQ tingkat provinsi. Karena didahului MTQ tingkat kabupaten, LPTQ Kabupaten Malinau melaksanakan rapat pembentukan panitia MTQ ke-22 Tingkat Kabupaten Malinau.

“Syukur alhamdulillah yang sudah terbentuk itu kepanitiaan MTQ tingkat kabupaten. Kami juga sudah mempersiapkan kepanitiaan MTQ tingkat provinsi, cuman sampai saat ini kami menunggu undangan rapat koordinasi LPTQ provinsi, karena memang ini ranah dan kewenangan provinsi,” katanya.

Karena kewenangan ada di provinsi, Kabupaten Malinau mengikuti saja alur dan tahapan pelaksanaannya. Namun sekali lagi, ia menegaskan komitmen Bupati Malinau terhadap kesediaan menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Kaltara yang akan diikuti lima kabupaten/kota.

“Beliau (bupati) sudah mengatakan sama kami juga termasuk kepada Pak Sekda, artinya buat yang terbaik untuk pelaksanaan MTQ baik tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujar Kamran.

Lebih lanjut ia jelaskan, bersama Wakil Bupati Malinau, Jakaria, LPTQ Kabupaten Malinau juga sudah menemui Ketua LPTQ Provinsi Kaltara, Datu Iqro Ramadhan yang juga merupakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Kaltara.

Pertemuan silaturahmi itu juga disampaikan kesiapan Malinau dan LPTQ provinsi meminta nantinya ada surat resmi terkait kesediaan Kabupaten Malinau menjadi tuan rumah dari Bupati Malinau dan setelah itu nantinya akan keluar surat keputusan (SK) gubernur yang berisi penunjukan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah.

“Nanti setelah ditandatangani bupati akan kami sampaikan kepada ketua LPTQ provinsi. Mudah-mudahan Senin atau Selasa sudah kita bisa kirim ke provinsi kesiapan menjadi tuan rumah yang di SK-kan oleh gubernur,” bebernya.

Berdasarkan penyampaian ketua LPTQ provinsi, sebutnya, MTQ Provinsi Kaltara akan dilaksanakan bulan Juni, namun untuk tanggalnya belum ditentukan.

“Cuman tanggal belum ditentukan, mungkin menunggu kesiapan Pak Gubernur, tanggal berapa, minggu ke berapa, itu nanti ditentukan lebih lanjut, karena sampai saat ini kita belum melaksanakan rapat dan belum juga diundang oleh provinsi untuk kegiatan dimaksud,” tuturnya.



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026