Logo Header Antaranews Kaltara

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kaltara Butuh Dukungan Pemda

Kamis, 16 April 2026 16:39 WIB
Image Print
BPS Kaltara memasang spanduk ajakan untuk menyukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus pada tempat-tempat strategis di Provinsi Kaltara. (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah (pemda) provinsi serta kabupaten/kota di Kaltara untuk menyukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2026.

“Sensus Ekonomi Tahun 2026 nanti kita akan mulai di bulan Mei-Agustus. Terkait dengan Sensus Ekonomi ini, butuh kolaborasi dari semua pihak karena kita akan memotret secara pasti kondisi ekonomi yang ada di seluruh wilayah yang ada di Indonesia,” ujar Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, di Tanjung Selor, Provinsi Kaltara, Kamis.

Untuk suksesnya sensus ekonomi ini, kata dia, maka tidak hanya BPS saja yang harus berjalan, namun diminta juga dukungan dari seluruh pemda dalam hal ini para kepala daerah.

Adapun sasaran sensus ekonomi adalah semua usaha, baik usaha skala besar, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan juga rumah tangga akan diperbaharui datanya apakah punya usaha di dalamnya atau tidak.

“Kalau mereka yang terikat dengan asosiasi-asosiasi, nanti kita bisa dekati bersama-sama untuk mereka melakukan pengisian bersama juga. Itu juga menjadi objek kita untuk kita data semuanya,” katanya.

Karena itu, Mustaqim menyampaikan permohonan partisipasi dari seluruh masyarakat dan seluruh jajaran dunia usaha untuk bisa menerima petugas dari BPS dan bisa memberikan data secara benar.

Untuk perusahaan besar, jelasnya, juga bisa melakukan pengisian sendiri lewat tautan resmi BPS. Sedangkan untuk usaha rumah tangga nanti akan didatangi oleh petugas BPS.

“Karena itu mohon untuk bisa memberikan data yang sebenarnya-sebenarnya, tidak usah takut terkait dengan pajak dan lain sebagainya, kami tidak berhubungan dengan itu semua,” ucapnya.

Sesuai kode etik, Ia pun menegaskan, BPS selalu menjaga dan mengedepankan kerahasiaan data, baik data individu maupun data perusahaan.

“Kami tidak ada akan bagikan ke mana-mana. Itu akan kami jaga. Ada kode etik untuk menjaga kerahasiaan data individu maupun perusahaan tadi,” tegasnya.

Lebih lanjut Kepala BPS Kaltara menekankan, dengan sensus ekonomi akan memotret seluruh kegiatan usaha dan dari hasil itu akan bisa dipetakan berbagai usaha seperti apa serta apa dan bagaimana kontribusinya untuk daerah dan nasional.

“Sensus ekonomi itu akan sangat besar sekali dampaknya untuk melihat potret wilayah. Perencanaan ke depannya juga tentu pasti akan berpegang pada hasil sensus itu, baik pusat maupun daerah akan menggunakan data itu. Makanya diharapkan seluruh masyarakat dan seluruh jajaran usaha untuk antusias memberikan datanya,” pungkasnya.

Dalam sebuah kegiatan, Wakil Kepala BPS Republik Indonesia, Sonny Harry Budiutomo Harmadi juga menyampaikan permohonan dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara untuk menyukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2026.

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, mohon dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026. Semoga pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik,” ucapnya secara virtual, Rabu (15/4).
Baca juga: Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Malinau Berkurang 1,21 Ribu Jiwa
Baca juga: IHK Naik, Inflasi Kaltara Maret 2026 Capai 3,12 Persen



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026