Logo Header Antaranews Kaltara

Bank Indonesia Kaltara Luncurkan 'Pelabuhan Kayan II Siap QRIS'

Jumat, 17 April 2026 18:15 WIB
Image Print
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando G Manik bersama Bupati Bulungan, Syarwani meluncurkan ‘Pelabuhan Kayan II Siap QRIS’ di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, Jumat (17/4/2026). (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan meluncurkan program digitalisasi pembayaran non tunai, ‘Pelabuhan Kayan II Siap QRIS’, di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Jumat.

“Dengan hadirnya QRIS di Pelabuhan Kayan II, diharapkan masyarakat dapat melakukan pembayaran tiket speedboat dan retribusi daerah secara non tunai, sehingga memberikan kenyamanan, kecepatan sekaligus mendukung terciptanya ekosistem keuangan digital di Kaltara,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltara, Hasiando G Manik, di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Terkait digitalisasi pelabuhan, kata dia, KPwBI Kaltara pada September 2025 lalu juga telah meluncurkan program

Kami beberapa waktu yang lalu di bulan September 2025 sudah meluncurkan yang disebut dengan program Digital Port (DigiPort) melalui penyediaan QRIS oleh BPD Kaltimtara sebagai kanal pembayaran retribusi pelabuhan guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Kemudian di bulan Desember 2025, lanjutnya, juga sudah melakukan peluncuran ‘Pelabuhan Tengkayu I Siap QRIS’ di Kota Tarakan dan untuk di Kabupaten Bulungan menjadi peluncuran kedua di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor.

“Ke depan program ini ditargetkan dapat diperluas di lima Pelabuhan Siap QRIS di seluruh wilayah Provinsi Kaltara. Direncanakan pada bulan Mei 2026 akan dilaksanakan soft launching implementasi QRIS di pelabuhan Kabupaten Malinau, Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan,” bebernya.

Selanjutnya dari puncak rangkaian peluncuran ini akan dilaksanakan Grand Launching Pelabuhan Siap QRIS se-Kaltara pada Juni 2026.

“Untuk di Bulungan sendiri dalam program digitalisasi Pelabuhan Kayan II kita melibatkan tiga agen tiket, kemudian ada 13 owner serta didukung oleh perbankan yang berhasil mengakuisisi merchand di sini ada Bank Mandiri, BRI, BSI dan BPD Kaltimtara,” ungkapnya.

“Bank Indonesia bersama dengan perbankan sebagai otoritas sistem pembayaran terus mendorong penggunaan QRIS sebagai standar pembayaran digital nasional yang mudah, cepat, aman dan andal,” tambah Hasiando.

Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia Kaltara bersama perbankan yang ada di Kabupaten Bulungan, termasuk pengelola, agen maupun pemilik armada speedboat di Pelabuhan Kayan II.

“Hari ini kita sama-sama mewujudkan peluncuran untuk program Pelabuhan Kayan II Siap QRIS. Sehingga seluruh aktivitas transaksi yang dilaksanakan di Pelabuhan Kayan II ini sudah mengarah dan sudah bisa berbasis digitalisasi pelayanan,” ujarnya.

Digitalisasi pelabuhan ini, kata dia, menjadi bagian daripada ekosistem pemerintah daerah dalam mendorong perluasan, percepatan digitalisasi keuangan di Kabupaten Bulungan.

Sehingga dengan wujud konkret ini, masyarakat akan mendapatkan kemudahan dan ini juga untuk akuntabilitas seluruh transaksi keuangan yang ada di pemerintah daerah.

“Kami komitmen terus mendorong perluasan dan percepatan digitalisasi untuk melayani masyarakat maupun seluruh transaksi keuangan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah,” ucap Syarwani.
Baca juga: BI Kaltara Ingin Digitalisasi Pelabuhan dari Hulu sampai Hilir
Baca juga: Bank Indonesia Target 2026 Pelabuhan se-Kaltara Siap Transaksi Digital



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026