
Pekan Kebudayaan Daerah Bulungan Diikuti Ratusan Pelajar SD dan SMP

Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Tahun 2026 bertempat di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor dan diikuti ratusan pelajar dari sepuluh kecamatan.
“Jumlah peserta pada PKD tahun 2026 ini sebanyak 331 orang dan jumlah kecamatan yang mengikuti lomba sebanyak sepuluh kecamatan,” ujar Kepala Disdikbud Kabupaten Bulungan, Suparmin, di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu.
Adapun kompetisi yang diikuti oleh pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) ini, sebutnya, yaitu olahraga tradisional atau permainan rakyat dengan cabang lomba egrang, gasing dan menyumpit.
Pelaksanaan PKD, lanjutnya, sebagai upaya melestarikan permainan dan olahraga tradisional yang memiliki nilai serta telah diwariskan oleh nenek moyang. Hal ini menurutnya penting, sebab pengaruh perkembangan teknologi mengubah perilaku masyarakat, khususnya anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, dan itu bisa menjadi ancaman bagi kelangsungan nilai-nilai tradisional nusantara.
“PKD tingkat Kabupaten Bulungan menjadi solusi pemajuan kebudayaan dengan lomba dan pertunjukan permainan tradisional. PKD diselenggarakan di tingkat daerah untuk memicu pemerintah dan masyarakat untuk memainkan kembali permainan rakyatnya,” katanya.
Kegiatan PKD, jelasnya, merupakan agenda rutin tahunan mulai tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.
“Adapun dasar kegiatan ini adalah Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah. Kemudian kegiatan ini sebagai program rutin kebudayaan dari Disdikbud Kabupaten Bulungan tahun 2026 dan Insya Allah setiap tahun akan kami adakan,” ucapnya.
Para pemenang lomba akan mewakili Kabupaten Bulungan ke PKD tingkat Provinsi Kaltara. Ia berharap, Provinsi Kaltara bisa memfasilitasi kegiatan ini terus sampai tingkat nasional. Sebab, melalui kegiatan ini diharapkan permainan dan olahraga tradisional dapat tetap terus terlestarikan sampai pada generasi mendatang dan tidak punah karena zaman yang semakin canggih.
“Karena kegiatan ini salah satu benteng pembentuk karakter bangsa terutama putra-putri di Kabupaten Bulungan, kami mohon agar pemerintah daerah tetap memberikan dukungan kegiatan yang sangat positif ini dalam bentuk penganggaran dan pendampingan,” kata Suparmin.
Kegiatan PKD yang dilaksanakan selama sehari ini dibuka oleh Bupati Bulungan, Syarwani. Ia menganggap PKD ajang melestarikan olahraga atau permainan tradisional dan juga merupakan ajang pemersatu bagi anak-anak pelajar se-Kabupaten Bulungan.
“Saya berterima kasih khususnya kepada Disdikbud, kepada teman-teman guru, kepala sekolah SD dan SMP dan MTs se-Kabupaten Bulungan, serta anak-anak dan adik-adik saya para peserta, para pelajar yang mengikuti kegiatan pekan kebudayaan daerah tahun 2026 ini,” ucapnya saat pembukaan.
Baca juga: Pemkab Bulungan Konsisten Lestarikan Olahraga Tradisional
Baca juga: Buka Gerai di Mall Sarinah, Produk UMKM Kabupaten Bulungan Menasional
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
