
Kabupaten Bulungan Komitmen Selenggarakan Pendidikan Inklusif

Tanjung Selor (ANTARA) - Sebagai bentuk komitmen penyelenggara pendidikan inklusif, Bupati Bulungan, Syarwani meminta para guru, kepala sekolah hingga dinas pendidikan di Kabupaten Bulungan untuk terus mengawal proses pembelajaran anak-anak sekolah.
“Saya titip kepada teman-teman guru untuk terus mengawal anak-anak kita dalam proses pembelajaran di sekolah dan pastikan kita memiliki komitmen Kabupaten Bulungan merupakan salah satu penyelenggara pendidikan inklusif yang kita laksanakan,” ujarnya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa.
Penyelenggaraan atau penerapan pendidikan inklusif di Kabupaten Bulungan, kata Syarwani, menjadi jaminan kesetaraan hak mendapatkan pelayanan pendidikan tanpa memandang kondisi fisik maupun latar belakang.
“Dengan menyelenggarakan pendidikan inklusif, kita pastikan tidak ada satu anak pun putus sekolah. Jangan sampai ada diskriminasi dalam proses penyelenggaraan pendidikan,” pesannya.
Bupati Bulungan berlatar belakang guru ini memastikan dan menggaransi tidak ada alasan anak-anak di Kabupaten Bulungan putus sekolah hanya karena masalah ekonomi. Ia mewajibkan anak-anak usia sekolah wajib bersekolah.
“Tentu ini menjadi komitmen kita. Jadi siapa pun anak-anak di Kabupaten Bulungan di usia sekolah, dia berhak dan wajib kita berikan layanan pendidikan kepada anak-anak kita,” tegasnya.
Baca juga: Pemkab Bulungan Giatkan Permainan Tradisional Bagi Anak-anak
Baca juga: Pemkab Bulungan Konsisten Lestarikan Olahraga Tradisional
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
