
MTQ Tingkat Provinsi Kaltara Digelar Juni 2026 di Malinau

Tanjung Selor (ANTARA) - Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Datu Iqro Ramadhan mengatakan Kabupaten Malinau siap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026 pada bulan Juni mendatang.
“Untuk persiapan MTQ tahun 2026 ini kita laksanakan di Malinau. Syukur alhamdulillah kita sudah terima kesiapan Bupati Malinau untuk menjadi tuan rumah MTQ di Malinau yang insya Allah pelaksanaannya kita laksanakan bulan Juni,” ujarnya di Tanjung Selo, Provinsi Kaltara, Rabu.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kaltara ini menyampaikan bahwa ia baru-baru ini telah melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Malinau bersama Ketua LPTQ Kabupaten Malinau.
“Kita sudah koordinasi dan kita sudah mantapkan kegiatan rencana MTQ di Kabupaten Malinau. Intinya kita sudah siap, tinggal finalisasi untuk kita hubungi masing-masing kabupaten/kota,” katanya.
Dari semua koordinasi dan telah adanya pernyataan kesiapan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dalam hal ini bupati, kembali ia tegaskan bahwa kabupaten yang dikenal dengan sebutan Bumi Intimung itu siap melaksanakan MTQ tingkat provinsi.
“Insya Allah Kabupaten Malinau mereka sudah siap. Selain itu kan juga kita berbagi tugas. Misalnya untuk hadiah dan dewan hakim itu kita provinsi yang menanggung dan untuk pelaksanaan di lapangan itu Malinau,” jelasnya.
Selain itu, tambahnya, Malinau juga dibantu dari LPTQ Provinsi Kaltara untuk pelaksanaannya. Untuk beberapa cabang yang dilombakan, kata Datu Iqro, pastinya cabang yang dilombakan pada MTQ lebih banyak dari pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) yang tahun sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Nunukan.
“Nah berapa cabangnya saya agak lupa berapa cabang, yang jelas kalau MTQ itu lebih banyak daripada STQ. Jadi semua cabang itu kita perlombakan,” bebernya.
Terkait kenapa tahun ini dilaksanakan MTQ bukan STQ, karena itu kebijakan oleh LPTQ pusat pada tahun sebelumnya yang pelaksanaan STQ dan MTQ dilaksanakan selang-seling setiap tahun.
“Kalau kebijakan sebelumnya dari LPTQ pusat, itu berselang-seling, misalnya tahun ini MTQ, tahun depan STQ. Nah tapi kebijakan mulai tahun ini setiap tahun itu diadakan MTQ. Tidak lagi seling-seling antara MTQ dan STQ,” pungkasnya.
Baca juga: MTQ ke-22 Tingkat Kabupaten Malinau Digelar Mulai 25 April
Baca juga: Malinau Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Provinsi Kaltara 2026
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
