Logo Header Antaranews Kaltara

Kakanwil Kemenag Kaltara Dorong Penguatan Struktur Bimas Bimas Kristen dan Katolik

Kamis, 7 Mei 2026 08:03 WIB
Image Print
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muh. Saleh, dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Kristen Kementerian Agama RI, Jeane Marie Tulung di Tanjung Selor, Selasa (5/5). (ANTARA/HO-Kemenag)

Tanjung Selor (ANTARA) - Pertemuan hangat dan penuh makna terjalin antara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muh. Saleh, dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Kristen Kementerian Agama RI, Jeane Marie Tulung di Tanjung Selor, Selasa (5/5).

Dalam suasana dialog yang hangat, keduanya membahas langkah strategis untuk memperkuat layanan keagamaan, khususnya bagi umat Kristen dan Katolik di Kaltara.

Pertemuan ini menjadi ruang penyelarasan kebijakan pusat dan daerah, sekaligus tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui BAMAG serta dukungan dari pemerintah daerah.

Kakanwil Kemenag Kaltara, Muh. Saleh, menegaskan pentingnya penguatan struktur Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen dan Katolik hingga ke tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

Menurutnya, kehadiran struktur yang kuat dan fungsional akan memastikan pelayanan keagamaan berjalan lebih adil, merata, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

“Ini bukan sekadar pembentukan struktur, tetapi bagaimana negara hadir melalui layanan keagamaan yang responsif, inklusif, dan bermartabat bagi seluruh umat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan di setiap daerah, mulai dari jumlah umat, luas wilayah pelayanan, hingga ketersediaan sumber daya manusia, khususnya penyuluh agama.

Dengan perencanaan yang tepat, struktur yang dibangun diharapkan mampu memberikan dampak nyata di lapangan.

Dirjen Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, menyambut baik langkah progresif yang diinisiasi Kanwil Kemenag Kaltara.

Ia menilai penguatan kelembagaan di daerah merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama.

“Kami mendukung penuh upaya ini sebagai bagian dari komitmen bersama menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional dan berkeadilan bagi seluruh umat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kakanwil juga mendorong optimalisasi peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam membangun kerukunan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Kaltara.

Sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, serta lembaga keagamaan dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan hal tersebut.

Pertemuan ini menjadi penegas bahwa pelayanan keagamaan tidak hanya soal administrasi, tetapi juga tentang menghadirkan kehadiran negara yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan langkah bersama ini, diharapkan layanan keagamaan di Kaltara semakin merata, berkualitas, dan menjunjung tinggi nilai keadilan bagi semua.
Baca juga: Kakanwil Kemenag Kaltara: Madrasah sebagai Pusat Lahirnya Generasi Berilmu dan Berakhlak
Baca juga: Dari Perbatasan untuk Indonesia: Kisah Pengabdian Guru Agama di Hari Pendidikan Nasional 2026



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026