Logo Header Antaranews Kaltara

Pemkab Malinau Optimalisasi Lahan Tidur Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 19:17 WIB
Image Print
Bupati Wempi W Mawa saat menanam bibit jagung unggul di lahan Pemkab Malinau, Kabupaten Malinau, Kaltara, Jumat, (8/5/2026) (ANTARA/HO-Humas Pemkab Malinau)

Malinau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Malinau secara strategis mulai melakukan optimalisasi terhadap aset lahan daerah yang selama ini belum termanfaatkan untuk dijadikan kawasan pertanian produktif.

Ini diwujudkan melalui aksi tanam perdana komoditas jagung serta berbagai jenis tanaman unggulan lainnya di atas lahan kosong milik pemerintah daerah guna memperkuat kedaulatan pangan.

Bupati Malinau Wempi W Mawa secara langsung memimpin prosesi penanaman tersebut yang merupakan bagian dari implementasi program inovasi di sektor agrikultur.

Kawasan yang membentang sepanjang delapan kilometer di jalur utama perkotaan ini diproyeksikan menjadi pusat produksi pangan baru sekaligus berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang mempercantik estetika wilayah perkotaan Malinau.

"Pengembangan area ini tidak hanya terbatas pada sektor tanaman pangan saja, melainkan turut mengintegrasikan potensi perikanan dengan memanfaatkan kanal air yang berada di sekitar lokasi," ucapnya.

Wempi W Mawa menegaskan bahwa inisiatif tersebut bertujuan menciptakan peluang ekonomi baru melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal yang telah diserap oleh pemerintah.

Kita ingin jadikan ini sebagai percontohan bahwa sepanjang jalan ini nanti akan ditanami, sehingga lahan kita yang sebanyak apapun kalau tidak digarap dengan baik tidak akan menghasilkan apapun, ujar Wempi W Mawa saat memberikan arahan di lokasi kegiatan.

Guna menjamin keberhasilan program, Pemkab Malinau menggandeng tenaga ahli dari Universitas Hasanuddin dalam hal penyediaan bibit berkualitas serta penerapan teknologi pertanian terkini.

Kerja sama akademis ini diharapkan dapat memacu kualitas produksi hingga mampu menembus standar pasar global maupun kebutuhan ekspor ke luar negeri.

Lahan ini kita garap agar hasilnya masuk ke PAD, tercipta lapangan pekerjaan, serta produksi ketahanan pangan yang kita harapkan bisa mendistribusikan sayur-mayur ke masyarakat, papar Wempi mengenai proyeksi manfaat jangka panjang dari program tersebut.

Melalui semangat program Pesat, pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar profesi petani semakin menjanjikan dan menjadi pilar utama kemandirian ekonomi daerah.

Baca juga: Pemkab Malinau Rancang Perluasan Proteksi Pekerja Informal Lokal
Baca juga: Pemkab Malinau Tegaskan MTQ XXII Jadi Instrumen Vital Akselerasi Pembangunan Mental Spiritual



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026