
Peringatan Tsunami Dicabut, Ketua DPRD Kaltara Harap Masyarakat Tenang

Tanjung Selor (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan telah mencabut status peringatan dini tsunami di wilayah pesisir Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) atas gempa tektonik 7,7 magnitudo di Mindanao, Filipina.
Dengan telah dicabut dan berakhirnya peringatan dini tsunami tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Kaltara, Achmad Djufrie meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik.
“BMKG sudah mencabut status waspada tsunami. Saya harapkan masyarakat tenang dan kembali ke rumahnya masing-masing,” ujarnya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, Senin.
Achmad Djufrie juga mengimbau masyarakat yang ada di wilayah pesisir Kaltara untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.
“Saya harap masyarakat untuk tidak terprovokasi atau mendengarkan isu-isu yang tidak resmi, mendengarlah isu atau pemberitahuan dari pemerintah,” katanya.
Dia berharap agar masyarakat tidak meneruskan langsung informasi yang didapat tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu. Sebab jika kabar tidak benar, hoaks atau menyesatkan, maka bisa membuat kepanikan di tengah masyarakat.
Informasi, lanjutnya, bisa didapatkan dari media-media nasional atau daerah yang memang terpercaya atau mengecek langsung informasi dari BMKG melalui bernilai kanal yang dimiliki BMKG.
“Tetap waspada, tapi jangan percaya pada isu-isu yang tidak pasti. Gunakan petunjuk dari sumber yang jelas dan resmi yang ada di bawah pengawasan pemerintah,” pesannya.
Sebelumnya, Kepala BMKG Kota Tarakan, M. Sulam Khilmi menyampaikan bahwa BMKG resmi mengakhiri peringatan dini tsunami di wilayah Kota Tarakan akibat gempa tektonik 7,7 magnitudo di Mindanao, Filipina, yang terjadi Senin pagi.
“Pernyataan dini tsunami yang disampaikan tadi pagi, pada pukul 11.15 WITA secara resmi telah diakhiri,” ujarnya.
Dengan berakhirnya peringatan dini tsunami, Sulam Khilmi mempersilakan masyarakat kembali melanjutkan aktivitasnya masing-masing dan terus memantau informasi yang disampaikan oleh BMKG.
Baca juga: BMKG: Peringatan Dini Tsunami di Tarakan Resmi Berakhir
Baca juga: Waspada Tsunami, Masyarakat Kaltara Diimbau Tenang dan Tidak Panik
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
