Logo Header Antaranews Kaltara

Bupati Minta 381 Ketua RT Entaskan Kemiskinan di Kabupaten Malinau

Selasa, 9 Juni 2026 22:24 WIB
Image Print
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa membekali 381 Ketua RT hasil pemilihan serentak pada bulan Mei lalu di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (9/6/2026). (ANTARA/HO-Diskominfo Malinau)

Malinau (ANTARA) - Kepada 381 Ketua Rukun Tetangga (RT) yang baru mendapat amanah dari masyarakat Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) diminta Bupati Malinau, Wempi W. Mawa untuk mengentaskan kemiskinan.

Permintaan itu disampaikan Bupati Malinau saat memberi pembekalan kepada 381 Ketua RT se-Kabupaten Malinau yang baru dilantik Senin (8/6) di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Selasa.

“Saya meminta bapak ibu ketua RT yang baru mendapat amanah fokus pada pengentasan kemiskinan di Kabupaten Malinau,” ujarnya.

Untuk mengentaskan kemiskinan, kata Wempi, seluruh Ketua RT harus benar-benar mengetahui kondisi warganya, terutama mereka yang masuk kategori miskin dan tidak mampu.

Menurutnya, data warga miskin harus akurat agar bantuan pemerintah dapat tepat sasaran. Ketua RT juga ia minta aktif mencari tahu penyebab kemiskinan yang dialami warga dan mencarikan solusi bersama pemerintah.

“Kita harus tahu siapa yang benar-benar miskin dan apa penyebabnya. Apakah karena tidak memiliki pekerjaan, sudah lanjut usia, sakit, atau faktor lainnya. Dari situ baru kita carikan jalan keluarnya,” katanya.

Dengan tahu kondisi warga dan punya data akurat, katanya, maka bantuan pemerintah seperti bantuan BPJS kesehatan, bantuan kepada para lanjut usia (lansia), bantuan sosial hingga program pemberdayaan ekonomi bisa benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

“Kalau hari ini ada sepuluh warga miskin di RT bapak dan ibu, maka setelah masa jabatan selesai jumlah itu harus berkurang, bahkan kalau bisa menjadi nol. Itu baru Ketua RT yang berhasil,” tantangnya kepada para Ketua RT untuk menjadikan wilayahnya bebas dari kemiskinan.

Lebih lanjut, dengan pembekalan tersebut Wempi berharap, sebagai ujung tombak pemerintahan, seluruh ketua RT hasil pemilihan serentak bulan Mei lalu dapat menjalankan tugas dengan baik melayani masyarakat hingga tingkat paling bawah.

“Melalui pembekalan ini saya berharap seluruh ketua RT mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai mitra pemerintah sekaligus pelayan masyarakat yang dekat dengan warga dan memahami kebutuhan di lingkungan masing-masing,” harapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya keteladanan seorang ketua RT. Karena menurutnya pemimpin di tingkat lingkungan harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, baik dalam kehidupan sosial maupun kehidupan beragama.

“Jangan meminta orang lain menjadi teladan kalau kita sendiri belum menjadi teladan. Ketua RT harus menjadi solusi, menjadi penengah, dan mampu menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dia juga mengajak para ketua RT untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah desa, kecamatan, serta masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Malinau yang aman, damai, nyaman, dan sejahtera.

“Bapak-Ibu adalah garda terdepan pemerintahan. Keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kerja sama dan pelayanan yang baik hingga ke tingkat RT,” tuturnya.
Baca juga: Bupati Malinau: SPMB Harus Adil Tanpa Diskriminasi Dalam Bentuk Apapun
Baca juga: Anak-Anak Kabupaten Malinau Diajarkan Percaya Diri Sejak Dini



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026