
Ratusan Pemanah Ambil Bagian di Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026

Tanjung Selor (ANTARA) - Invitasi Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 diikuti 192 atlet dari 13 klub dari kabupaten/kota se-Kalimantan Utara (Kaltara) dan juga dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).
“Tercatat ada 192 atlet dari 13 klub yang berasal dari empat kabupaten/kota di Kaltara dan juga dari Berau, Kaltim,” ujar ketua penyelenggara sekaligus Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Bulungan, Mus Muliadi di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, Kaltara, Kamis.
Mus menyebutkan, dari Kota Tarakan ada sebanyak empat klub, Kabupaten Bulungan tiga klub, Nunukan satu klub, Malinau satu kontingen dan ada empat klub dari Berau.
“Malinau itu membawa kontingen yang akan bertanding di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan yang tidak ikut yaitu Kabupaten Tana Tidung,” katanya.
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang mengaku sangat bangga dan mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan panahan yang digelar oleh Perpani Bulungan dan didukung oleh Bupati Bulungan, Syarwani.
“Saya sangat bangga apresiasi pada Bupati Bulungan yang membuat kejuaraan panahan di Kabupaten Bulungan ini untuk mencari atlet-atlet panahan yang akan kita siapkan di tingkat nasional maupun tingkat internasional,” ujarnya.
Bulungan, kata Gubernur Zainal, sudah terbukti mencetak atlet panahan hingga meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 lalu dan dapat medali di kejuaraan nasional.
Gubernur juga berjanji akan menggelar kejuaraan di tingkat provinsi untuk memberikan panggung dan mencari bibit unggul atlet panahan lainnya.
“Terima kasih kepada para pelatih, anak-anak saya, dan para atlet yang selalu semangat untuk melatih diri dalam olahraga panahan ini. Berlatih yang rajin untuk meraih prestasi yang gemilang,” pesannya.
Baca juga: Pemprov Kaltara tindaklanjuti Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2024
Baca juga: Gubernur Kaltara Ingatkan RKPD Tidak Menyimpang dari RPJMD
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
