
Gubernur Kaltara Minta Bapenda Gali Potensi PAD yang Belum Tersentuh

Tanjung Selor (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltara mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggali potensi-potensi pajak dan retribusi daerah yang belum tersentuh.
Permintaan itu disampaikan Gubernur Kaltara kepada Kepala Bapenda Kaltara, Datu Iqro Ramadhan yang baru dilantik, dikukuhkan dan diambil sumpah/janji, Kamis (11/6), bersamaan dengan 40 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov).
“Saya harapkan Kepala Bapenda yang baru ini dapat melakukan langkah-langkah cepat untuk mencari peluang-peluang pajak di mana sektor-sektor pajak yang belum tersentuh sehingga dapat menambah PAD,” ujar Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, Jumat.
Menurutnya banyak potensi-potensi pajak dan retribusi daerah yang belum tersentuh dan belum optimal digali di Kaltara. Misalnya, kata gubernur, potensi pajak alat-alat berat, kemudian potensi-potensi lain di bidang perindustrian serta juga pajak kendaraan bermotor yang masih menggunakan pelat luar daerah tapi beroperasi di Kaltara.
“Nah ini kita imbau untuk segera proses mutasi ke Kaltara dan berganti menjadi pelat KU,” kata Gubernur Zainal.
Pesan khusus itu disampaikan gubernur melihat ketidakpastian ekonomi dunia dan juga tidak stabilitas kondisi keuangan di semua daerah di Indonesia.
Diketahui, bertempat di Aula Gedung Gabungan Dinas Provinsi Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (11/6) pukul 14.30 Wita, Gubernur Kaltara melantik sebanyak 41 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 20 jabatan fungsional.
Dari 41 pejabat tinggi pratama, kata Zainal, 20 persennya masih di posisi yang sama dan masih ada beberapa jabatan tinggi pratama yang kosong. Untuk jabatan yang kosong, lanjutnya, Pemprov Kaltara akan menggelar seleksi terbuka.
“Dalam waktu dekat kita akan buka kembali seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan yang kosong,” katanya.
Kepada para pejabat lainnya yang baru dilantik, gubernur berharap dapat bekerja dengan baik melayani masyarakat dengan cepat dan bisa bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pembangunan dan menyejahterakan masyarakat Kaltara.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa mengatakan pengisian beberapa jabatan pimpinan tinggi pratama yang masih kosong menyesuaikan peraturan yang beralamat dan menunggu arahan gubernur.
“Yang kosong kan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, kepala BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah), kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Pendidikan dan rumah sakit,” katanya.
Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Kaltara yang baru dilantik:
1. Bustan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
2. Pollymaart Sijabat, Kepala Dinas Sosial
3. Robby Yuridi Hatman, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah
4. Syahrullah Mursalin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
5. Wahyuni Nuzband, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan
6. Lewi Lawai, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
7. Andi Amriampa, Kepala Badan Kepegawaian Daerah
8. Tomy, Staf Ahli Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan
9. Bertius, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah
10. Ferdy Manurun Tanduk Langi, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
11. Rohadi, Kepala Biro Hukum
12. Jonilius, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
13. Rukhi Syayahdin, Staf Ahli Bidang Aparatur, Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan
14. Njau Anau, Kepala Dinas Pariwisata
15. Helmi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman
16. Edy Suharto, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
17. Burhanuddin, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
18. Ferry Ferdinand Bohoh, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah
19. Hasriyani, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
20. Ilham Zain, Kepala Biro Perekonomian
21. Heri Rudiyono, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah
22. Obed Daniel, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
23. Saiful Bachry, Kepala Biro Administrasi Pembangunan
24. Iskandar, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian
25. Idham Chalid, Kepala Dinas Perhubungan
26. Yosua Batara Payangan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
27. Hairul Anwar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup
28. Nur Laila, Kepala Dinas Kehutanan
29. Usman, Kepala Dinas Kesehatan
30. Taufik Hidayat, Asisten Administrasi Umum
31. Sapi'i, Asisten Perekonomian dan Pembangunan
32. Muh. Rosyit, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat
33. Jaini, Kepala Biro Administrasi Pimpinan
34. Flora, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
35. Amir Hamsyah, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
36. Panji Agung, Kepala Biro Umum
37. Muhammad Gozali, Kepala Biro Organisasi
38. Rustan Samsuddin, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga
39. Datu Iqro Ramadhan, Kepala Badan Pendapatan Daerah
40. Muhammad Pandi, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
41. Sanusi, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan
Sipil.
Baca juga: Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan Sejalan Dengan Visi Kaltara
Baca juga: Pemprov Kaltara tindaklanjuti Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2024
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
