Logo Header Antaranews Kaltara

Gubernur Kaltara Minta Bapenda Gali Potensi PAD yang Belum Tersentuh

Jumat, 12 Juni 2026 14:45 WIB
Image Print
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang melantik 41 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 20 jabatan fungsional di Aula Gedung Gabungan Dinas Pemprov Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (11/6/2026). (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltara mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggali potensi-potensi pajak dan retribusi daerah yang belum tersentuh.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Kaltara kepada Kepala Bapenda Kaltara, Datu Iqro Ramadhan yang baru dilantik, dikukuhkan dan diambil sumpah/janji, Kamis (11/6), bersamaan dengan 40 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Saya harapkan Kepala Bapenda yang baru ini dapat melakukan langkah-langkah cepat untuk mencari peluang-peluang pajak di mana sektor-sektor pajak yang belum tersentuh sehingga dapat menambah PAD,” ujar Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, Jumat.

Menurutnya banyak potensi-potensi pajak dan retribusi daerah yang belum tersentuh dan belum optimal digali di Kaltara. Misalnya, kata gubernur, potensi pajak alat-alat berat, kemudian potensi-potensi lain di bidang perindustrian serta juga pajak kendaraan bermotor yang masih menggunakan pelat luar daerah tapi beroperasi di Kaltara.

“Nah ini kita imbau untuk segera proses mutasi ke Kaltara dan berganti menjadi pelat KU,” kata Gubernur Zainal.

Pesan khusus itu disampaikan gubernur melihat ketidakpastian ekonomi dunia dan juga tidak stabilitas kondisi keuangan di semua daerah di Indonesia.

Diketahui, bertempat di Aula Gedung Gabungan Dinas Provinsi Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (11/6) pukul 14.30 Wita, Gubernur Kaltara melantik sebanyak 41 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 20 jabatan fungsional.

Dari 41 pejabat tinggi pratama, kata Zainal, 20 persennya masih di posisi yang sama dan masih ada beberapa jabatan tinggi pratama yang kosong. Untuk jabatan yang kosong, lanjutnya, Pemprov Kaltara akan menggelar seleksi terbuka.

“Dalam waktu dekat kita akan buka kembali seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan yang kosong,” katanya.

Kepada para pejabat lainnya yang baru dilantik, gubernur berharap dapat bekerja dengan baik melayani masyarakat dengan cepat dan bisa bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pembangunan dan menyejahterakan masyarakat Kaltara.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa mengatakan pengisian beberapa jabatan pimpinan tinggi pratama yang masih kosong menyesuaikan peraturan yang beralamat dan menunggu arahan gubernur.

“Yang kosong kan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, kepala BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah), kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Pendidikan dan rumah sakit,” katanya.

Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Kaltara yang baru dilantik:

1. Bustan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

2. Pollymaart Sijabat, Kepala Dinas Sosial

3. Robby Yuridi Hatman, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah

4. Syahrullah Mursalin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan

5. Wahyuni Nuzband, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan

6. Lewi Lawai, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja

7. Andi Amriampa, Kepala Badan Kepegawaian Daerah

8. Tomy, Staf Ahli Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan

9. Bertius, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

10. Ferdy Manurun Tanduk Langi, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral

11. Rohadi, Kepala Biro Hukum

12. Jonilius, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

13. Rukhi Syayahdin, Staf Ahli Bidang Aparatur, Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan

14. Njau Anau, Kepala Dinas Pariwisata

15. Helmi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman

16. Edy Suharto, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

17. Burhanuddin, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

18. Ferry Ferdinand Bohoh, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah

19. Hasriyani, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

20. Ilham Zain, Kepala Biro Perekonomian

21. Heri Rudiyono, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah

22. Obed Daniel, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

23. Saiful Bachry, Kepala Biro Administrasi Pembangunan

24. Iskandar, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian

25. Idham Chalid, Kepala Dinas Perhubungan

26. Yosua Batara Payangan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

27. Hairul Anwar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup

28. Nur Laila, Kepala Dinas Kehutanan

29. Usman, Kepala Dinas Kesehatan

30. Taufik Hidayat, Asisten Administrasi Umum

31. Sapi'i, Asisten Perekonomian dan Pembangunan

32. Muh. Rosyit, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat

33. Jaini, Kepala Biro Administrasi Pimpinan

34. Flora, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

35. Amir Hamsyah, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa

36. Panji Agung, Kepala Biro Umum

37. Muhammad Gozali, Kepala Biro Organisasi

38. Rustan Samsuddin, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga

39. Datu Iqro Ramadhan, Kepala Badan Pendapatan Daerah

40. Muhammad Pandi, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

41. Sanusi, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan
Sipil.
Baca juga: Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan Sejalan Dengan Visi Kaltara
Baca juga: Pemprov Kaltara tindaklanjuti Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2024



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026