
Nilai Investasi Triwulan Pertama 2026 di Bulungan Capai Rp10 Triliun

Tanjung Selor (ANTARA) - Bupati Bulungan, Syarwani mengungkapkan dari tahun ke tahun nilai investasi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus meningkat dan di triwulan pertama tahun 2026 sudah mencapai Rp10 triliun.
“Per triwulan pertama tahun 2026 ini total seluruh investasi yang sudah masuk di Kabupaten Bulungan kurang lebih Rp10 triliun,” ujarnya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Jumat.
Angka investasi yang masuk Rp10 triliun tersebut, kata Syarwani, merupakan gabungan investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun dari Penanaman Modal Asing (PMA).
Syarwani menyebutkan berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bulungan, investasi yang masuk di Kabupaten Bulungan tahun 2020 kurang lebih Rp1,5 triliun, baik itu PMDN atau PMA.
Kemudian di tahun 2025, mencapai puluhan kali lipat dari tahun 2020. Di mana, kata dia, pada tahun 2025 Provinsi Kaltara memberi target investasi sebesar Rp14,5 triliun dengan realisasi PMA Rp12,8 dan PMDN Rp8 triliun.
“Secara akumulasi realisasi investasi di tahun 2025 yang lalu, baik yang bersumber PMDN maupun PMA itu kurang lebih Rp20,8 triliun,” katanya.
Berikutnya di tahun 2026, lanjutnya, Kabupaten Bulungan ditargetkan oleh Provinsi Kaltara kurang lebih Rp16 triliun dan Kabupaten Bulungan memasang target kurang lebih Rp14 triliun yang ditetapkan di DPMPTSP Kabupaten Bulungan.
“Alhamdulillah di triwulan pertama tahun 2026 ini investasi yang sudah masuk di Kabupaten Bulungan itu totalnya kurang lebih Rp10 triliun dari PMDN maupun PMA,” ujar Syarwani.
Bupati Bulungan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus komitmen memberikan akses dan kemudahan bagi investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Bulungan.
“Kami memastikan bahwa fasilitas pemerintah, aspek layanan pemerintah, berkaitan aspek legal dan perizinan itu menjadi komitmen kita untuk memberikan akses dan kemudahan bagi tumbuh kembangnya investasi di Kabupaten Bulungan melalui para pelaku di sektor swasta,” katanya.
Tentu, kata dia, dengan terus bertumbuhnya investasi di Kabupaten Bulungan, maka berdampak positif dengan peningkatan ekonomi masyarakat, baik karena adanya lowongan pekerjaan maupun aktivitas ekonomi untuk penunjang kegiatan industri.
“Kita terus berusaha memberikan peluang usaha dan pekerjaan bagi masyarakat kita di Kabupaten Bulungan agar ekonomi kita terus meningkat,” tuturnya.
Baca juga: Bulungan Job Fair 2026, 23 Perusahaan Buka 672 Lowongan Kerja
Baca juga: Tahun 2026 Pemkab Bulungan Tidak Buka Rekrutmen CPNS
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
