Logo Header Antaranews Kaltara

Kemenaker Akan Bangun BPVP di Tanjung Selor tahun ini

Sabtu, 13 Juni 2026 20:23 WIB
Image Print
Peninjauan lokasi rencana pembangunan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di kawasan Kota Baru Mandiri, Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara oleh Kemenaker, Selasa (9/6/2026). (ANTARA/HO-Disnakertrans Kaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan membangun Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2026 ini.

“Jadi Selasa (9/6) lalu kita langsung dikunjungi oleh PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dari Kemenaker melihat lahan yang rencana dibangun (BPVP) itu,” ujar Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara, Asnawi, di Tanjung Selor, Sabtu.

Menurutnya, kunjungan tersebut untuk memastikan lahan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara itu sesuai dengan kondisi di lapangan, kemudian memang benar lahan itu ada dan sertifikat juga ada.

Menurut apa yang disampaikan oleh pihak Kemenaker, kata Asnawi, awal Juli akan dihitung teknis pekerjaan di lapangan, Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan hal-hal lainnya untuk persiapan pembangunan.

“Diperkirakan awal Juli mereka akan tender kegiatan itu. Setelah tender, awal Agustus akan dimulai pembangunannya dan pelaksanaannya pengerjaannya sepuluh bulan, multiyears (tahun jamak),” katanya.

Asnawi menegaskan, pembangunan BPVP di tanah seluas lima hektare dan berlokasi di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor ini dibangun oleh Kemenaker. Pemprov Kaltara, kata dia, hanya menyediakan lahan.

“Pemprov menyediakan lahan. Luas lahannya lima hektare. Adapun pekerjaannya semua dari Kementerian,” jelasnya.

Berdasarkan gambaran yang disampaikan oleh Kemenaker, lanjutnya, akan dibangun dua gedung. Yaitu gedung perkantoran dan gedung workshop.

“Jadi yang utama itu sebenarnya dua gedung, gedung perkantoran dan gedung workshop. Nah workshop itu ada empat, workshop elektrik kemudian las, IT (Teknologi Informasi) dan manajemen talenta,” terangnya.

Selain gedung perkantoran dan workshop, lanjutnya lagi, Kemenaker juga merencanakan sekalian pembangunan asrama untuk peserta pelatihan.

“Melihat kondisi di lapangan tidak memungkinkan kalau peserta itu diinapkan di rumah keluarga atau apa, jadi dibuatkan asrama sekalian di sana nanti,” ujarnya.

Setelah selesai dan nantinya beroperasi, kata Asnawi, sepenuhnya nanti akan dikelola oleh Kemenaker.

“Yang kelola nanti tetap dari Kementerian dan pejabatnya nanti pejabat eselon III nanti di sana yang pimpin. Jadi kita hanya menyediakan lahan saja,” katanya.
Baca juga: Perusahaan di Bulungan Diminta Buat Proyeksi Kebutuhan Tenaga Kerja
Baca juga: Nilai Investasi Triwulan Pertama 2026 di Bulungan Capai Rp10 Triliun



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026