
Kapolda Kaltara: Budaya Merupakan Identitas yang Harus Dijaga

Tanjung Selor (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan budaya merupakan identitas yang harus dijaga.
Karena itu, dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara menggelar lomba sumpit tradisional Dayak sebagai upaya melestarikan budaya.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam melestarikan salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kaltara,” ujar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Sabtu di Markas Komando (Mako) Brimob Batalyon A Pelopor, Tanjung Selor.
Kapolda menekankan, melalui perlombaan menyumpit yang diikuti 300 lebih peserta ini menjaga nilai-nilai budaya, sportivitas, dan kebersamaan yang ditanamkan kepada generasi muda agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
“Antusiasme peserta yang luar biasa menunjukkan bahwa olahraga sumpit memiliki daya tarik yang kuat sebagai sarana mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta menjaga warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur,” katanya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengapresiasi penyelenggaraan lomba sumpit tradisional Dayak yang digelar Polda Kaltara karena menjadi sarana penting dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
“Budaya menyumpit memiliki nilai historis dan filosofis yang kuat bagi masyarakat Dayak. Karena itu, pelestariannya perlu terus didukung sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah,” ujar Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltara, Safi’i.
Ia menjelaskan bahwa sumpit bukan hanya olahraga tradisional, tetapi juga mengandung nilai kedisiplinan, ketenangan, ketepatan dan fokus yang relevan dalam kehidupan sehari-hari maupun pembangunan daerah.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya sumpit dapat menjadi inspirasi dalam membangun Kaltara yang maju, harmonis, dan berdaya saing,” katanya.
Baca juga: Kapolda Kaltara Pimpin Gerakan Indonesia Asri
Baca juga: Ungkap 58 Kasus Pencurian, Kapolda Kaltara Imbau Aktifkan Siskamling
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
