
DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital

Tanjung Selor (ANTARA) - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara mengajak memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi kebocoran data.
Perlindungan data Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat menjadi prioritas utama dalam menjaga keamanan siber di lingkungan Pemprov Kaltara.
"Setiap indikasi kebocoran data harus ditangani secara serius melalui langkah yang cepat dan terkoordinasi," kata Kepala DKISP Kaltara, Iskandar di Tanjung Selor, Sabtu.
Iskandar mengatakan pihaknya harus serius dan memberikan perhatian penuh terhadap setiap indikasi kebocoran data.
Perlindungan data, khususnya data ASN dan masyarakat Kaltara, adalah prioritas utama keamanan siber dan menjadi tanggung jawab bersama, katanya.
Iskandar menyebutkan, DKISP Kaltara melalui pimpinan telah menyurati organisasi perangkat daerah (OPD) yang terdampak agar mengikuti rapat koordinasi bersama Tim Penanganan Insiden Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI.
Secara intensif, DKISP Kaltara juga terus berkoordinasi dengan Tim Penanganan Insiden BSSN RI serta Agen Siber Computer Security Incident Response Team (CSIRT) OPD, katanya.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengeluarkan instruksi keamanan siber kepada seluruh ASN sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran terhadap keamanan informasi (security awareness).
Selain itu, OPD terdampak juga dia meminta segera mengimbau seluruh pengguna sistem elektronik untuk mengganti kata sandi dengan password yang kuat, minimal 12 karakter yang terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka dan simbol.
Iskandar juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk ancaman siber. Masyarakat diminta tidak sembarang mengklik tautan yang mencurigakan maupun mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak resmi.
"Masyarakat agar lebih berhati-hati. Ganti password secara berkala, gunakan password yang kuat minimal 12 karakter dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Jika tersedia fitur Multi-Factor Authentication (MFA), segera aktifkan untuk menambah keamanan akun," kata Iskandar.
Baca juga: Gubernur Kaltara Dukung Penguatan Tata Kelola Bandara Internasional
Baca juga: Wagub Kaltara Serukan Aksi Nyata Untuk Menjaga Bumi
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
