
Kades se-Kabupaten Bulungan ikut retret perkuat kapasitas kepemimpinan

Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menggelar retret kepala desa (kades) se-Kabupaten Bulungan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik.
“Retret kepala desa ini merupakan sebuah ikhtiar untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, membangun karakter, mempererat sinergi dan menyamakan persepsi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik,” ujar Bupati Bulungan Syarwani di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Senin.
Syarwani mengatakan, pelaksanaan retret kades yang dibuka olehnya secara resmi, Senin (20/7) bertempat di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan itu diikuti 74 kades dan dilaksanakan selama lima hari, yaitu 19-23 Juli.
“Kegiatan retret ini memang kita rencanakan dan kita laksanakan di tahun 2026 melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bulungan yang insya Allah kita laksanakan kurang lebih lima hari,” katanya.
Dalam retret ini, lanjutnya, para kades akan mendapatkan ilmu serta pengalaman dari materi yang disampaikan oleh narasumber, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kejaksaan, kepolisian, TNI dan dari Pemkab Bulungan sendiri ada dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Inspektorat.
“Materi yang disampaikan yaitu dalam rangka kita memberikan penguatan dan sekaligus mensosialisasikan berbagai macam regulasi terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan desa,” tuturnya.
Selain narasumber terkait pemerintahan, hukum dan pengelolaan keuangan, lanjut Syarwani, ada juga narasumber dari mitra strategis pembangunan daerah untuk menggali potensi yang ada di desa-desa yang ada di Kabupaten Bulungan.
“Jadi dengan adanya mitra-mitra pembangunan sebagai narasumber, maka akan melahirkan inovasi-inovasi baru yang hadir di tengah-tengah desa-desa yang ada di Kabupaten Bulungan dan sejalan dengan visi Kabupaten Bulungan yang Berdaulat, Unggul Melalui Pembangunan Hijau yang Berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya pelaksanaan retret kades ini penting. Sebab, kata Syarwani, desa merupakan fondasi pembangunan daerah kabupaten Bulungan dan kemajuan Kabupaten Bulungan sangat ditentukan oleh kemajuan desa-desa yang ada di dalamnya.
“Kades memegang peranan yang sangat strategis sebagai pemimpin, pelayan, penggerak pembangunan sekaligus menjaga persatuan dan keharmonisan di wilayah desanya masing-masing,”
Kades, tegasnya, tidak hanya dituntut mampu mengelola administrasi pemerintahan, tapi harus juga memiliki integritas, keteladanan, kemampuan membangun komunikasi, serta kepekaan dalam memahami kebutuhan masyarakat.
Di era yang penuh perubahan saat ini, tambahnya, tantangan pembangunan desa semakin kompleks, pengelolaan keuangan desa harus semakin akuntabel, pelayanan publik harus semakin cepat dan berkualitas, pembangunan harus semakin partisipatif, serta pemanfaatan teknologi informasi harus terus ditingkatkan.
“Melalui kegiatan retret ini kades memperoleh tambahan wawasan memperkuat kepemimpinan, meningkatkan kemampuan manajerial serta membangun semangat kolaborasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Kemudian, kata Syarwani lagi, retret ini bukan hanya sekadar kegiatan pelatihan atau pembekalan, tapi menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen kebersamaan dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bulungan.
“Kades tentunya akan membangun komunikasi, saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan dan menciptakan jejaring kerja yang kuat antar desa-desa se-Kabupaten Bulungan dalam retret ini,” tuturnya.
Salah seorang kades yang ikut dalam retret tersebut menyampaikan bahwa retret kades se-Kabupaten Bulungan merupakan kesempatan terbaik dirinya untuk menambah pengalaman dan pengetahuan.
“Dengan adanya kegiatan ini kami sebagai kades mendapatkan kesempatan yang sangat baik untuk paling tidak menambah pengalaman dan pengetahuan, baik tata kelola pemerintahan bahkan di keuangan yang ada di desa,” ujar Alan Bilung, Kades Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara.
Menurutnya, retret ini juga menjadi ajang promosi desanya kepada desa lainnya. Dengan promosi potensi yang ada, baik seni budaya dan potensi ekonomi lainnya bisa dikolaborasikan dengan desa lainnya.
“Kita juga bisa bertukar pikiran atau gagasan dengan kades yang lainnya dalam hal mengembangkan desanya masing-masing. Jadi bisa berbagi ilmu dengan kades lain dan dapat ilmu juga dari kades yang lain,” katanya.
Baca juga: Pemkab Bulungan Dorong Pembentukan Dewan Kesenian Daerah
Baca juga: Bulungan Ikuti Regulasi Pusat Penerapan Batas Maksimal Belanja Pegawai
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
