Logo Header Antaranews Kaltara

Dekranasda Kaltara Optimis 73 Ribu IKM Bawa Produk Lokal ke Pasar Luas

Selasa, 28 Juli 2026 12:54 WIB
Image Print
Ketua Dekranasda Provinsi Kaltara Rahmawati Zainal saat menghadiri dan membuka pelatihan kemasan ramah lingkungan di Rumah Kemasan Kaltara, Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Senin (27/7/2026). (ANTARA/HO-DKISP Kaltara)

Tanjung Selor, Kaltara (ANTARA) - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Rahmawati Zainal optimis puluhan ribu Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kaltara bisa membawa produk lokal ke pasar yang lebih luas.

“Melihat jumlah IKM di Kaltara yang telah mencapai 73.121 unit, saya optimistis peluang untuk membawa produk lokal ke pasar yang lebih luas itu terbuka lebar,” ujarnya di Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, Selasa.

Karena itu, kata Rahmawati, inovasi, kreativitas, dan peningkatan kualitas harus terus dilakukan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Sebab itulah ia menyambut baik salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) bekerja sama dengan Dekranasda Kaltara menggelar pelatihan membuat kemasan ramah lingkungan, Senin (27/7) di Rumah Kemasan Kaltara.

“Penggunaan kemasan ramah lingkungan menjadi langkah penting agar produk lokal tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga mampu menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian alam. Banyak produk yang bagus, tetapi akan lebih bernilai jika didukung kemasan yang menarik dan ramah lingkungan,” katanya.

Semangat menjaga lingkungan melalui pelatihan membuat kemasan ramah lingkungan, sebutnya, sejalan dengan komitmen Kaltara dalam mempertahankan kelestarian hutan dan mendukung penurunan emisi gas rumah kaca.

Oleh sebab itu istri dari Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang ini berharap pelatihan yang dilaksanakan menjadi ruang belajar bersama yang melahirkan ide-ide baru, memperkuat jejaring antar pelaku usaha, sekaligus mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang membanggakan daerah.

“Kami ingin produk-produk Kaltara tidak hanya dikenal karena kualitasnya, tetapi juga mampu merepresentasikan budaya, identitas, dan kekayaan sumber daya lokal yang dimiliki daerah ini,” tuturnya.

Menurutnya, kemasan saat ini bukan lagi sekadar pembungkus, melainkan wajah pertama yang dilihat konsumen sekaligus sarana membangun kepercayaan pasar.

“Sebuah produk yang berkualitas akan semakin mudah menarik perhatian jika dikemas dengan baik. Jadi saya mengajak para pelaku IKM untuk mulai melihat kemasan sebagai bagian penting dari keberhasilan sebuah produk,” ujar Rahmawati.

Diketahui, Kaltara mempunyai potensi IKM melalui pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Yang terkenal dan sudah mencapai nasional hingga luar negeri yaitu produk-produk yang terbuat dari bahan rotan, seperti tas, topi, sepatu hingga produk furnitur. Selain itu juga produk-produk lainnya seperti kuliner khas lokal, cokelat serta batik bermotif etnik lokal.
Baca juga: Dekranasda Tingkatkan Ekonomi Malinau Melalui Kuliner Tradisional
Baca juga: Dekranasda Kaltara Siapkan UMKM Sambut Peluang Ekonomi dari Sekolah Garuda



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026