Logo Header Antaranews Kaltara

Pemprov Kaltara Pastikan TPP ASN Tetap Terbayarkan Hingga Akhir Tahun

Rabu, 5 Agustus 2026 17:33 WIB
Image Print
Sekprov Kaltara Denny Harianto saat memimpin upacara bersama ASN lingkup Pemprov Kaltara di halaman Kantor Gubernur Kaltara. (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terbayarkan hingga akhir tahun 2026.

“Terkait kebijakan anggaran, kami sudah memastikan bahwa TPP yang telah dianggarkan pada tahun 2026 tetap terjaga dan dapat dibayarkan hingga bulan Desember,” tegas Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto di Tanjung Selor, Provinsi Kaltara, Rabu.

Penegasan tersebut disampaikan Sekprov Kaltara menyikapi kekhawatiran ASN di tengah kondisi fiskal yang sedang mengalami tekanan. Di mana di sejumlah daerah, kebijakan efisiensi anggaran bahkan berdampak pada pemotongan hingga penghapusan TPP.

“Meski pemerintah sedang menerapkan efisiensi, ASN tidak perlu khawatir terhadap pembayaran TPP,” katanya.

Denny menjelaskan, efisiensi anggaran ialah memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang terpenting adalah memastikan setiap rupiah yang kita belanjakan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tuturnya.

Denny mengatakan seluruh perangkat daerah harus terus melakukan berbagai langkah untuk belanja daerah benar-benar efisien. Sebab, kata dia, kondisi fiskal pada semester kedua hingga akhir tahun masih dinamis sehingga seluruh perangkat daerah harus saling bekerja sama.

“Saya berharap kita semua memahami langkah-langkah yang harus ditempuh agar kondisi ini dapat kita hadapi bersama,” katanya.

Dengan adanya kepastian pembayaran TPP tersebut, lanjutnya, diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau TPP sudah dipastikan aman, maka tunjukkan kinerja terbaik. Tingkatkan pelayanan kepada masyarakat agar manfaat kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Ia juga memastikan adanya TPP bagi ASN di lingkungan Pemprov Kaltara, akan berdampak luas juga ke masyarakat. Sebab, ASN akan membelanjakan tambahan penghasilannya itu ke itu pasar, rumah makan, warung-warung serta usaha lainnya sehingga perekonomian Kaltara berputar.

“Mudah-mudahan dengan adanya TPP ini juga berdampak ke masyarakat karena adanya perputaran uang,” katanya.
Baca juga: Sekprov Instruksikan Perangkat Daerah Fokus Pada Program Prioritas
Baca juga: Benuanta Economic Forum 2026 rumuskan transformasi ekonomi Kaltara



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026