Logo Header Antaranews Kaltara

Ditsamapta Polda Kaltara kerahkan 40 personel tangani karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 22:37 WIB
Image Print
Personel Ditsamapta Polda Kaltara memadamkan karhutla hingga malam hari di wilayah Kabupaten Bulungan, Kamis (20/8/2026). (ANTARA/HO-Bidhumas Polda Kaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) kerahkan 40 personel tangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bulungan.

“Ditsamapta Polda Kaltara mengerahkan 40 personel untuk melakukan pemadaman, pendinginan, penyisiran, serta pemantauan guna mencegah api meluas dan kembali muncul,” ujar Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Kaltara Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya di Tanjung Selor, Jumat.

Kombes Pol Andreas mengatakan 40 personel langsung ia pimpin untuk menangani karhutla di tiga titik di Kabupaten Bulungan. Ia menyebutkan ada di tiga titik itu api membakar kurang lebih 4 hektare.

“Tiga lokasi yang ditangani yakni di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur seluas 1 hektare, kemudian di Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor ada dua titik seluas 1,4 hektare dan 1,7 hektare,” katanya.

Personel, lanjutnya, menggunakan kendaraan pemadam karhutla, pompa dan peralatan pemadam lainnya. Dia menyebutkan yang menjadi kendala di lapangan karena harus berjalan kaki kurang satu kilometer ke titik api karena kendaraan terhalang semak belukar dan kondisi medan yang sulit.

Kemudian, lanjut dia, pasokan air diperoleh dari tangki profil milik masyarakat serta sumber air anak sungai dengan menggunakan pompa apung.

“Personel juga berkoordinasi dengan masyarakat untuk melakukan pemantauan lanjutan terhadap area yang telah ditangani,” ujarnya.

Melalui respons cepat tersebut, kata Andreas, seluruh titik api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan untuk mencegah munculnya api kembali. Dia juga meminta masyarakat untuk segera menghubungi instansi terkait yang menangani karhutla, termasuk ke Ditsamapta Polda Kaltara jika ada menemukan titik api agar segera bisa dipadamkan.

Dia meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak menangani sendiri jika api sudah besar karena bisa membahayakan jiwa.

“Mari bersama-sama kita mencegah terjadi dan meluasnya karhutla, serta meminimalisir dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat di Kaltara,” katanya.
Baca juga: Bupati Bulungan: Karhutla harus dideteksi dan ditangani sedini mungkin
Baca juga: BMKG: Ada 33 titik panas di Kaltara



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026