
Imigrasi Tarakan terbitkan 3.672 paspor hingga pertengahan tahun 2026

Tarakan (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tarakan hingga pertengahan tahun 2026 telah menerbitkan 3.672 paspor.
“Dari Januari hingga akhir Juli 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan telah menerbitkan sebanyak 3.672 paspor,” ujar Kepala Seksi Teknologi dan Informasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan Heycal Syams Kharadine di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis.
Heycal merincikan, Januari diterbitkan 554 paspor, Februari 339, Maret 464, April 736, Mei 542, Juni 577 dan Juli 460 paspor.
Ia membandingkan di periode yang sama di tahun 2025 lalu ada terjadi penurunan di tahun 2026. Di tahun 2025, Januari hingga Juli ada 4.451 paspor yang diterbitkan dari total 7.404 keseluruhan hingga akhir tahun.
“Untuk tahun 2025 dari awal tahun hingga akhir Juli, itu mencapai 4.451 paspor yang kita terbitkan. Jadi lebih banyak dari periode yang sama di tahun 2026,” ungkapnya.
Menurut Heycal, tren penurunan di tahun 2026 2026 ini bisa disebabkan karena adanya kebijakan masa berlaku paspor yang dulunya lima tahun menjadi 10 tahun.
“Trennya (penerbitan paspor) di periode yang sama sepertinya menurun, karena memang masa berlaku paspor saat ini mencapai 10 tahun,” kata Heycal.
Selain itu, kata dia, juga karena berkurangnya perjalanan penumpang internasional di Pelabuhan Malundung, Tarakan.
Berdasarkan data perlintasan TPI Malundung Tarakan dari Januari hingga Juli 2026, sebutnya, kedatangan penumpang Warga Negara Indonesia (WNI) mencapai 4.132 dan Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 2.136.
Kemudian untuk keberangkatan, lanjutnya, ada 4.174 WNI dan 2.345 WNA. “Jadi total kedatangan WNI dan WNA dari Januari sampai Juli 2026 itu 6.268. Kemudian untuk keberangkatan totalnya 6.519,” jelas dia.
Sedangkan di tahun 2025, Januari hingga Agustus, kedatangan WNI di Pelabuhan Malundung dari Malaysia mencapai 5.153 atau kurang lebih 1.000 lebih banyak dari periode yang sama pada tahun 2026.
“Untuk kedatangan WNA periode Januari hingga Juli 2025 itu totalnya 2.828 dan lebih banyak sekitar 700an penumpang tahun daripada tahun 2026,” ujarnya.
Sedangkan keberangkatan di tahun 2025, Januari hingga Juli WNI mencapai 4.951 penumpang dan WNA sebanyak 2.690.
“Jika ditotalkan penumpang WNA dan WNI, maka mencapai 7.641 atau lebih banyak sekitar kurang lebih 1.000 penumpang dari tahun 2026 di periode yang sama,” beber Heycal.
Baca juga: Cegah TPPO, Imigrasi Tarakan: Jangan tergiur iming-iming gaji besar
Baca juga: Sambut HUT RI, Imigrasi Tarakan layani pembuatan paspor di Bulungan
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
