Logo Header Antaranews Kaltara

Kementerian ESDM percepat pemerataan akses listrik di Kaltara

Senin, 31 Agustus 2026 20:04 WIB
Image Print
Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang menerima audiensi jajaran pimpinan PT PLN Kalimantan di Ruang Pertemuan Hotel Tarakan Plaza, Kota Tarakan, Senin (31/8/2026). (ANTARA/HO-DKISP Kaltara)

Tarakan (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang mengatakan Kaltara mendapat perhatian dan prioritas dari pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mempercepat pemerataan akses listrik, terutama bagi sekitar 60 desa yang hingga kini belum berlistrik.

“Kaltara mendapat prioritas dari pusat. Ada sekitar 60-an desa yang belum berlistrik dan ini akan kita dorong penyelesaiannya secara bertahap,” kata Gubernur Zainal usai menerima audiensi jajaran pimpinan PT PLN Kalimantan di Ruang Pertemuan Hotel Tarakan Plaza, Kota Tarakan, Senin.

Menurut Gubernur Kaltara, audiensi jajaran pimpinan PLN Kalimantan tersebut memperkuat sinergi dan sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mengawal percepatan pemerataan akses listrik untuk desa-desa di Kaltara yang belum berlistrik.

Dia menyebutkan, program listrik desa dari Kementerian ESDM tersebut mulai berjalan pada Tahun 2026 dan ditargetkan dapat diselesaikan secara bertahap dalam tiga tahun ke depan dengan pembiayaan program berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang pelaksanaannya dikelola langsung oleh PLN.

“Pemprov Kaltara tetap akan mengawal pelaksanaan program tersebut melalui perangkat daerah terkait, khususnya Dinas ESDM dan Kami akan terus memantau serta berkoordinasi dengan PLN agar pelaksanaannya di lapangan berjalan dengan baik,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal juga mendorong PLN mengoptimalkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau biasa disebut CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan, khususnya untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sambungan listrik baru.

“Pemprov Kaltara siap mendukung melalui penyediaan data masyarakat yang membutuhkan bantuan agar program dapat diberikan secara tepat sasaran,” ucapnya.

Menanggapi penyampaian Gubernur Kaltara tersebut, General Manajer (GM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli mengatakan PLN siap menjalankan program listrik desa di Kaltara dan mengapresiasi dukungan pemerintah daerah.

“Kami membahas pembangunan listrik desa yang akan dilaksanakan tahun ini. Dukungan Gubernur dan seluruh jajaran Pemprov Kaltara sangat penting agar program ini dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Selain listrik desa, PLN juga memprioritaskan penguatan kelistrikan di wilayah perbatasan Krayan melalui revitalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Paramayu yang memanfaatkan energi terbarukan.

“Untuk wilayah perbatasan Krayan, kami juga melakukan revitalisasi PLTMH Paramayu. Ini menjadi salah satu pekerjaan yang kami prioritaskan tahun ini,” katanya.

Terkait bantuan bagi masyarakat kurang mampu, PLN telah menyiapkan sejumlah skema, termasuk Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

“Data penerima nantinya akan dikoordinasikan bersama Dinas ESDM Kaltara agar bantuan tepat sasaran,” kata Chaliq.
Baca juga: PLN Lanjutkan Sinergi dengan Kejati Kalsel, Dukung Kelancaran Pembangunan Ketenagalistrikan
Baca juga: PLN Perkuat Ekonomi dan Ekosistem Pesisir melalui Program Desa Berdaya Tanjung Seloka



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026