Logo Header Antaranews Kaltara

Patroli karhutla, Dandim Bulungan minta maksimalkan drone termal

Kamis, 3 September 2026 17:24 WIB
Image Print
Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja meninjau Pos Siaga Karhutla, di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, Kamis (3/9/2026). (ANTARA/HO-Pendim 0903 Bulungan) (ANTARA/HO-Pendim 0903 Bulungan)

Tanjung Selor (ANTARA) - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja meminta agar memaksimalkan teknologi drone termal untuk patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bulungan.

Permintaan itu ia sampaikan saat meninjau dan memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat patroli dan pemantauan titik rawan karhutla di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, Kamis.

“Maksimalkan teknologi drone untuk melakukan pemantauan secara lebih luas dan mendeteksi potensi titik api lebih cepat,” ujar Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja.

Untuk memperkuat pengawasan pada malam hari, kata Dandim Bulungan, salah satu perusahaan di Kawasan Industri Tanah Kuning-Mangkupadi, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) akan memberikan dukungan drone termal.

“Akan didukung drone termal atau teropong malam oleh pihak PT KIPI (Kalimantan Industrial Park Indonesia) agar drone dapat dioperasikan pada malam hari dan menjelang pagi,” katanya.

Menurutnya penguatan patroli tersebut diperlukan menyusul adanya indikasi pembakaran yang diduga dilakukan secara sengaja. Karena itu, pengawasan terhadap wilayah rawan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah munculnya titik api baru maupun meluasnya karhutla.

“Ada indikasi kesengajaan pembakaran oleh masyarakat atau pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Kolonel Dhuwi.

Dengan penguatan pemantauan tersebut, Komando Distrik Militer (Kodim) 0903/Bulungan bersama unsur terkait terus berupaya mencegah karhutla meluas, khususnya di wilayah Tanjung Palas Timur yang menjadi salah satu kawasan rawan.

Dhuwi menekankan kepada personel yang berada di pos siaga harus tetap mengedepankan keselamatan saat melakukan patroli dan penanganan di lapangan.

“Utamakan faktor keamanan dan jaga kesehatan dengan istirahat yang cukup. Pukul 22.00 sudah harus istirahat atau tidur,” pesannya untuk 30 personel Kodim 0903/Bulungan yang disiagakan.

Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan Provinsi Kaltara dan Opsroom Sipongi per Kamis (3/9) terdapat 27 titik api (hotspot) dengan Confidende Level Medium dan High yang terpantau dari satelit milik NASA.

Sebaran titik api tersebut sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Bulungan, dengan jumlah terbanyak di Kecamatan Tanjung Palas Timur (26 titik) dan Kecamatan Sekatak (1 titik).
Baca juga: Pemkab Bulungan imbau pelaku usaha sediakan masker untuk karyawan
Baca juga: Kualitas udara masih tidak sehat, Disdikbud Bulungan perpanjang BDR



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026