
ASUS Hadirkan ExpertBook Ultra Untuk Kebutuhan Profesional

Pontianak (ANTARA) - ASUS menghadirkan ExpertBook Ultra (B9406CAA) dengan membawa kombinasi performa, kecerdasan buatan (AI), mobilitas, dan keamanan yang dirancang untuk kebutuhan profesional serta perusahaan.
ASUS mengklaim ExpertBook Ultra mampu mengungguli sejumlah laptop flagship kompetitor dalam lima kategori utama, yakni kecerahan layar, touchpad, daya tahan baterai, kemampuan grafis terintegrasi, serta fitur AI.
Empat perangkat yang menjadi pembanding dalam materi ASUS adalah Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14, dan Apple MacBook Air M4 13 inci.
Salah satu daya tarik utama perangkat ini terletak pada kemampuan AI. ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 388H dengan Neural Processing Unit (NPU) yang diklaim mampu menghasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS).
Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan kemampuan tersebut dirancang untuk menghadapi kebutuhan komputasi AI modern, termasuk multitasking dalam lingkungan kerja korporasi.
“Jika dihadapkan pada skenario multitasking korporat, seperti rapat maraton via Teams sembari mengolah ribuan baris data di Excel dan melakukan supervisi ratusan halaman laporan PowerPoint, ASUS ExpertBook Ultra dapat menjalankannya tanpa masalah,” ujar Eric.
AI Lokal Jadi Andalan
Kemampuan AI ExpertBook Ultra tidak hanya mengandalkan layanan berbasis cloud. Melalui fitur ASUS AI ExpertMeet, pemrosesan transkripsi, penerjemahan bahasa, hingga optimasi kamera web dapat dijalankan melalui NPU.
ASUS juga membekali perangkat ini dengan tools Zenni Claw yang dapat menjalankan agentic AI secara lokal maupun melalui cloud dengan menghubungkan tools ke Anthropic, OpenAI, atau Google Gemini.
Dengan RAM hingga 64 GB LPDDR5x, ASUS menyebut perangkat tersebut juga mampu menjalankan sejumlah large language model (LLM) secara lokal tanpa koneksi internet, termasuk Gemma 4 billion parameters dan Qwen 3 18 billion parameters.
Layar 1.400 Nits untuk Mobilitas Tinggi
Commercial Tecnical PR Asus Bisnis, Said Dahda menambahkan, keunggulan lain yang ditonjolkan ASUS adalah layar Tandem OLED 14 inci dengan resolusi 3K (2880 x 1800), refresh rate hingga 120Hz, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 1.400 nits HDR.
"Teknologi ini dirancang untuk membantu pengguna tetap mendapatkan tampilan yang jelas ketika bekerja di luar ruangan, termasuk saat berada di kafe atau bandara dengan paparan cahaya matahari. Struktur Tandem OLED dapat memberikan tingkat kecerahan lebih tinggi dengan konsumsi daya lebih rendah sekaligus mengurangi risiko burn-in dibanding panel OLED konvensional," urainya.
Ia menerangkan, Di tengah tuntutan mobilitas pekerja modern, ExpertBook Ultra hadir dengan dimensi 31,09 x 21,28 x 1,09 sentimeter.
"Untuk varian POLED, bobotnya tercatat 0,99 kilogram, sedangkan varian Tandem OLED memiliki bobot 1,09 kilogram. Sasisnya menggunakan material CNC AZ31B Magnesium-Aluminum dengan ASUS Nano Ceramic Technology. Perangkat ini juga diklaim memenuhi standar MIL-STD-810H dan telah melalui 157 pengujian ASUS, termasuk pengujian engsel dan tekanan," terang Said.
ASUS bahkan mengklaim perangkat mampu menghadapi tekanan hingga setara 100 kilogram dalam skenario tertentu, seperti ketika laptop terhimpit barang lain di dalam tas perjalanan.
Untuk menunjang mobilitas, ExpertBook Ultra membawa baterai 70 Wh dengan konfigurasi 4-cell Li-Polymer.
Said mengklaim daya tahan baterainya dapat mencapai hingga 26 jam, sementara pengisian cepat memungkinkan baterai terisi hingga 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
"Di sektor grafis, perangkat ini menawarkan GPU terintegrasi hingga Intel Arc B390 dengan 12 Xe Cores. ASUS mengklaim performanya dapat mengungguli GPU diskrit NVIDIA RTX 4050 dengan TGP 30W hingga sekitar 35 persen dalam pengujian 3DMark Time Spy," ungkap dia.
Selain performa, ASUS membidik kebutuhan perusahaan yang membutuhkan perlindungan data lebih kuat.
ExpertBook Ultra dilengkapi ASUS ExpertGuardian dan sejumlah fitur keamanan, termasuk ASUS Security Processor, Dual Self-healing BIOS ROM, Discrete TPM 2.0, Microsoft Pluton, sensor sidik jari, Windows Hello IR, pelindung fisik webcam, serta Chassis Intrusion Alert.
ASUS juga menyebut perangkat tersebut mendukung kepatuhan terhadap NIST SP 800-193, yang ditujukan untuk memperkuat perlindungan firmware dan keamanan perangkat.
Di sisi produktivitas, ExpertBook Ultra memiliki touchpad kaca haptic edge-to-edge berukuran 110 cm² dengan enam sensor gaya independen.
Perangkat ini juga membawa keyboard full-size dengan backlight dan fitur tahan tumpahan cairan, dua port Thunderbolt 4, USB-A, HDMI 2.1, serta konektivitas Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0.
Dengan kombinasi performa AI, layar Tandem OLED, bobot ringan, baterai berkapasitas besar, grafis terintegrasi, serta fitur keamanan enterprise, ASUS menempatkan ExpertBook Ultra sebagai perangkat flagship untuk kalangan profesional dan kebutuhan bisnis.
Namun, klaim keunggulan terhadap produk kompetitor tersebut merupakan klaim yang disampaikan ASUS dalam materi pers, sehingga perbandingan performa aktual tetap bergantung pada konfigurasi perangkat, metode pengujian, dan skenario penggunaan masing-masing produk.
Baca juga: Laptop lipat layar sentuh tanpa keyboard
Baca juga: Tengok spek Laptop gaming ultraslim asus 2020
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
