Logo Header Antaranews Kaltara

BI sebut Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kaltara tumbuhkan ekonomi

Rabu, 9 September 2026 18:15 WIB
Image Print
Pemprov, pelaku usaha dan asosiasi perdagangan Jatim-Kaltara membuat kesepakatan bisnis dalam Misi Dagang dan Investasi yang digelar di Tarakan Plaza Hotel, Kota Tarakan, Kaltara, Selasa (8/9/2026). (ANTARA/HO-DKISP Kaltara)

Tarakan (ANTARA) - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Agus Taufik mengatakan kegiatan Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan Kaltara tumbuhkan ekonomi.

“Dengan adanya aktivitas perdagangan dan investasi yang semakin meningkat, tentunya ini akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Kaltara,” ujarnya di Tarakan, Kaltara, Rabu.

Menurutnya forum yang mempertemukan pemerintah provinsi (pemprov), pelaku usaha dan asosiasi perdagangan Jatim-Kaltara di Tarakan Plaza Hotel, Kota Tarakan, Kaltara, Selasa (8/9) tersebut sangat positif, sebab ada kerja sama perdagangan dan investasi yang terjadi.

“Kita sama-sama saksikan dalam Misi Dagang dan Investasi itu ada penandatanganan perjanjian kerja sama, juga ada komitmen untuk melakukan transaksi perdagangan dan sebagainya,” katanya.

Dengan berbagai potensi perdagangan komoditas unggulan dua provinsi tersebut, baik di sektor pertanian, peternakan, hasil hutan, perikanan dan komoditas pangan lainnya, kata dia, maka dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Kaltara.

“Nilai transaksi Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kaltara mencapai Rp2 triliun lebih. Tentunya kami berharap akan ada terus penambahan dan tidak berakhir di hari ini saja,” kata Agus Taufik.

Dalam misi dagang tersebut, lanjutnya, BI Kaltara bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kaltara juga turut melibatkan 20 pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaannya.

“Kami tentunya berharap dari Kaltara ada transaksi penjualan ke Jatim. Pun demikian produk-produk yang dibutuhkan Kaltara terutama untuk sektor pangan itu dapat dipenuhi salah satunya dari Jatim,” ujarnya.

BI Kaltara, kata dia, berharap kegiatan yang mempertemukan penjual dan pembeli ini terus berlanjut. Terlebih mendapat dukungan langsung oleh pimpinan daerahnya langsung di mana Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang hadir langsung.

“Kegiatan ini seperti business matching, yaitu mempertemukan pembeli dan penjual. Jadi kita mengapresiasi langkah yang dilakukan kedua provinsi,” pungkasnya.
Baca juga: BI promosikan wastra Kaltara lewat Gelar Karya Busana Benuanta
Baca juga: Karya Kreatif Benuanta 2026, omzet transaksi UMKM tembus Rp4,87 miliar



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026