Logo Header Antaranews Kaltara

Pemkab Malinau petakan prioritas kebutuhan sarana prasarana pendidikan

Selasa, 29 September 2026 22:30 WIB
Image Print
Bupati Malinau Wempi W Mawa melakukan monitoring ke sekolah-sekolah, salah satunya ke SDN 004 Malinau Kota untuk melihat langsung sarana dan prasarana pendidikan, Selasa (29/9/2026). (ANTARA/HO-Diskominfo Malinau)

Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau memetakan prioritas kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan melalui kegiatan monitoring ke sekolah-sekolah yang dilakukan langsung oleh Bupati Malinau Wempi W Mawa.

“Bersama Bapak Bupati, hari ini, Selasa, kita melakukan monitoring ke sejumlah sekolah, salah satunya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 004 Malinau Kota,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malinau Muhammad Fiteriyadi di Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa.

Monitoring tersebut, kata Fiteriyadi, dilakukan untuk melihat langsung kondisi tenaga pendidik sekaligus sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah. Dari kunjungan tersebut, sebut dia, ditemukan sejumlah kebutuhan yang dinilai perlu mendapat perhatian dan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas.

Salah satu kebutuhan yang dinilai cukup mendesak adalah penambahan ruang kelas. Hal ini, kata dia, berkaitan dengan meningkatnya jumlah peserta didik, terutama pada kelas awal.

“Yang pertama itu ruang kelas. Ternyata jumlah peserta didik di beberapa satuan pendidikan cukup membludak, terutama di kelas-kelas awal seperti kelas 1. Sementara ketersediaan ruang kelas terbatas,” ujarnya.

Kondisi tersebut menurutnya perlu diantisipasi, karena pada tahun depan diperkirakan jumlah lulusan Taman Kanak-kanak (TK) yang masuk ke sekolah dasar di wilayah SDN 004 cukup besar. Jika tidak diantisipasi, jumlah peserta didik berpotensi melebihi kapasitas ruang kelas yang tersedia.

Selain ruang kelas, lanjutnya, kebutuhan lain yang ditemukan yakni kantor guru yang masih bergabung dengan kantor kepala sekolah. Namun, pemenuhannya tetap akan disesuaikan dengan tingkat urgensi masing-masing sekolah.

Memang, tambahnya, rata-rata kantor kepala sekolah dan kantor guru masih bergabung. Karena itu Diknas Malinau akan melihat skala prioritas, mana yang harus diutamakan. Selain itu, kebutuhan pagar sekolah sebagai salah satu sarana yang berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan peserta didik juga turut menjadi perhatian.

“Beberapa sekolah telah memiliki pagar, namun pembangunannya dilakukan secara bertahap sehingga masih membutuhkan tindak lanjut,” katanya.

Bupati Malinau Wempi W Mawa usai monitoring langsung meminta Disdik untuk berkomunikasi lebih lanjut dengan pihak satuan pendidikan guna menyusun skala prioritas kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.

“Saya minta Disdik Malinau bersama dengan pihak sekolah untuk menyusun skala prioritas kebutuhan,” pintar Bupati Malinau.

Namun, Bupati Wempi juga menekankan bahwa persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut dukungan terhadap siswa, pemerataan tenaga pendidik, hingga pembentukan karakter.

Dia menyebut, fasilitas seperti ruang kelas dan kamar kecil tetap menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Namun di sisi lain, kata dia, pembiasaan hidup bersih dan pembentukan karakter siswa juga harus berjalan bersamaan.

“Pendidikan ini bukan hanya soal fisik. Kita juga bicara tentang dukungan terhadap murid, penyebaran pendidik, dan fasilitas. Semua itu harus kita selesaikan bersama,” katanya.

Wempi menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena itu, Pemkab Malinau akan terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan pendidikan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas.

Oleh sebab itu, ia meminta Disdik Malinau segera mengurai kebutuhan SDN 004 Malinau Kota, termasuk menghitung kebutuhan ideal ruang kelas berdasarkan jumlah siswa yang saat ini mencapai sekitar 278 orang.

“Nanti ada perhitungannya, idealnya berapa dalam satu kelas dan apakah pendidiknya yang kita optimalkan atau perlu penambahan. Kalau bangunan memang perlu, itu kita pertimbangkan,” kata Wempi.

Wakil Kepala Sekolah SDN 004 Malinau Kota Zuliawati Ningsih, menyampaikan sejumlah kebutuhan sekolahnya langsung kepada Bupati Malinau, terutama soal kebutuhan ruang kelas karena perkembangan jumlah siswa di sekolahnya terus meningkat.

“Kami berharap kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah karena fasilitas pendidikan yang memadai sangat berpengaruh terhadap kenyamanan siswa dalam mengikuti pembelajaran,” kata Zuliawati.
Baca juga: Korpri Bulungan bekali 102 ASN keterampilan berusaha sebelum pensiun
Baca juga: TET bantu percepat peningkatan kompetensi literasi dasar di Bulungan



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026