
Bupati Bulungan tegaskan nilai kebangsaan harus ditanamkan sejak dini

Tanjung Selor (ANTARA) - Bupati Bulungan Syarwani menegaskan nilai kebangsaan, patriotisme, dan kecintaan terhadap Indonesia perlu ditanamkan sejak usia dini melalui pendidikan formal maupun informal.
Hal tersebut disampaikannya usai memimpin Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis.
“Kita harus menanamkan rasa patriotisme dan kecintaan kepada bangsa dan negara sejak usia dini melalui pendidikan formal maupun informal,” ujar Syarwani.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, patriotisme dan kecintaan kepada bangsa sejak dini, kata Syarwani, yaitu melalui pelaksanaan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di sekolah dengan menghadirkan anak-anak sekolah.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Tanjung Selor ini juga sebagai salah satu upaya kita menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air sejak dini,” katanya.
Menurutnya, yang menjadi tantangan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila saat ini tidak hanya datang dari persoalan sosial dan kebangsaan, tetapi juga dari derasnya arus informasi di ruang digital, khususnya bagi generasi muda.
Karena itu, ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah menerima setiap informasi atau paham yang beredar di media sosial dan perkembangan teknologi menurutnya harus diikuti dengan kemampuan memilah dan memeriksa informasi.
“Kalau ada informasi yang beredar di media sosial, kita harus melakukan tabayun, mencari informasi lebih detail, serta cek-ricek. Jangan sampai kita mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang,” kata Syarwani.
Bupati Syarwani mengatakan kemajuan teknologi dan media sosial merupakan bagian dari perkembangan zaman yang tidak dapat dihindari. Namun, kemajuan tersebut harus berjalan beriringan dengan penguatan identitas kebangsaan.
Untuk itu ia mengajak generasi muda Bulungan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila.
“Kita bisa bergerak maju bersama-sama, bergandengan tangan, tetapi tidak kehilangan identitas kita sebagai masyarakat Kabupaten Bulungan dan sebagai Warga Negara Indonesia,” tegasnya.
Tentu, lanjutnya, pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan membutuhkan dukungan tokoh masyarakat dan berbagai lembaga yang ada di Bulungan untuk memperkuat pendidikan kebangsaan.
Menurutnya Syarwani, pembangunan daerah membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dan semangat tersebut harus berjalan seiring dengan komitmen mempertahankan nilai-nilai Pancasila yang diwariskan para pendahulu bangsa.
“Ini menjadi komitmen kita sampai kapan pun, bahwa satu-satunya ideologi di negara ini adalah Pancasila,” kata Syarwani.
Setelah melaksanakan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMP Negeri 3 Tanjung Selor, Bupati Bulungan beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bulungan melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Telabang Bangsa Tanjung Selor sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan mengorbankan jiwa dan raga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga: Korpri Bulungan bekali 102 ASN keterampilan berusaha sebelum pensiun
Baca juga: TET bantu percepat peningkatan kompetensi literasi dasar di Bulungan
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
