Tiga pemudik di Probolinggo positif COVID-19 akhirnya sembuh

id pemudik COVID-19 sembuh,pemudik probolinggo dinyatakan sembuh,gugus tugas covid-19 probolinggo

Tiga pemudik di Probolinggo positif COVID-19 akhirnya sembuh

Foto dokumentasi: Juru bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto (kanan) saat memberikan informasi perkembangan kasus COVID-19 di Probolinggo (Foto ANTARA/ HO - Diskominfo Kabupaten Probolinggo)

Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak tiga orang pemudik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang terkonfirmasi positif COVID-19 akhirnya dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil swabnya dinyatakan negatif.

"Alhamdulillah, ketiga pemudik itu kondisinya bagus dan sehat. Mereka dinyatakan sembuh karena hasil swabnya dua kali negatif, sehingga sesuai dengan protokol kesehatan, merekapun dinyatakan sembuh dari COVID-19," kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto di Probolinggo, Rabu.

Tiga orang pemudik tersebut adalah pemudik laki-laki berusia 23 tahun dari Desa Blado Kulon di Kecamatan Tegalsiwalan, kemudian pemudik laki-laki berusia 16 tahun dari Desa Curahsawo di Kecamatan Gending, dan pemudik laki-laki berusia 20 tahun dari Desa Tamansari di Kecamatan Kraksaan.

"Ketiga orang itu masuk ke dalam gabungan pemudik dari hasil karantina yang ada di tingkat desa dan mereka sudah bisa pulang untuk berkumpul dengan keluarganya," tuturnya.

Ia menjelaskan hasil swab ketiga orang tersebut sudah keluar pada Selasa (26/5) dengan rincian dua orang dari hasil TCM (Tes Cepat Molekuler) dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan satu orang dari pemeriksaan di Surabaya.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Kota Probolinggo terus bertambah

Baca juga: Lima tenaga kesehatan di Probolinggo positif COVID-19

"Yang jelas mereka tidak ada penyakit lain sehingga sudah dinyatakan sehat dan sudah bisa dipulangkan ke rumahnya masing-masing karena sudah sembuh dari COVID-19," katanya.

Sesuai dengan protokol kesehatan, lanjut dia, warga yang sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari dengan memakai masker, jaga jarak dan jaga kontak supaya tidak tertular lagi.

"Virus corona itu banyak tipenya dan untuk kemungkinan penularan yang lain tidak ada karena mereka bertiga ini adalah orang-orang pemudik dari karantina yang ada di desa," ujarnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Rabu pagi tercatat jumlah warga yang terkonfirmasi positif sebanyak 88 orang dengan rincian 48 orang dirawat, 38 orang yang dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia.

Baca juga: Probolinggo izinkan masjid gelar shalat Id dengan syarat

Pewarta : Zumrotun Solichah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar