Kemendikbud : Setiap beasiswa memiliki kekhasannya sendiri

id Beasiswa Unggulan,Kemendikbud,puslapdik, Abdul Kahar

Kemendikbud : Setiap beasiswa memiliki kekhasannya sendiri

Beasiswa unggulan. (cc) (cc/)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Abdul Kahar mengatakan setiap beasiswa bersifat kompetitif dan memiliki kekhasannya sendiri.

"Dari manapun asalnya para peserta harus memiliki rasa percaya diri untuk berkompetisi secara nasional," ujar Abdul Kahar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Baca juga: Kemendikbud buka pendaftaran seleksi Beasiswa Unggulan

Baca juga: Kemendikbud buka pendaftaran Beasiswa Unggulan


Dia menambahkan dalam berkompetisi dan mengembangkan kompetensi, semua orang punya hak yang sama. "Jangan pernah merendahkan diri anda sendiri, sementara anda punya potensi yang besar," kata dia.

Kepala Puslapdik mengimbau kepada para pendaftar beasiswa untuk mencari karakteristik beasiswa yang sesuai dengan minat dan prestasi masing-masing. Lalu, temukan keunggulan diri. Kemudian, belajar dan biasakan menulis esai.

Pada bagian lain, Abdul Kahar menambahkan perlunya calon pendaftar beasiswa untuk melakukan riset terhadap calon program studi, visi misi organisasi, tenaga pengajarnya, bahkan alam dan budaya yang dipilih sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Ia menyebut tak sedikit mahasiswa yang kesulitan menjalankan perkuliahan karena sebelumnya tidak mengetahui hal-hal tersebut. “Ini bisa menghambat proses belajar,” imbuhnya.

Penanggung Jawab Program Beasiswa Unggulan Kemendikbud, Musa Yosep mengungkapkan tolak ukur kelulusan peserta terletak pada kualitas prestasinya, bukan banyaknya sertifikat prestasi saja, melainkan sejauh mana kualitasnya.

Ia menyatakan meski jumlah sertifikatnya sedikit, jika lingkup kejuarannya tingkat nasional, akan menjadi pertimbangan.

Baca juga: Kemdikbud: 3.164 pelamar perebutkan beasiswa unggulan

Panitia seleksi akan menilai keunikan dari keunggulan calon penerima beasiswa berdasarkan esai yang dikirimkan.

Peserta tidak perlu memberikan proposal pengajuan studi layaknya skripsi atau tesis, melainkan cukup dengan membuat esai yang bagus.

Kemendikbud telah mengumumkan sebanyak 2.000 pendaftar yang lolos untuk mengikuti seleksi wawancara Beasiswa Unggulan.

Informasi lebih lanjut, mahasiswa dapat mengakses ke laman beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id. Jika ada pertanyaan silakan disampaikan melalui email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id atau hotline: 0821 6755 6665.

Pewarta : Indriani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar