WHO anggap Eropa tak perlu terapkan penguncian nasional

id Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),Eropa,COVID-19,virus corona

WHO anggap Eropa tak perlu terapkan penguncian nasional

Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov (kiri) dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte (kanan) tertawa saat pertama kali saling berjumpa di tengah pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa sejak wabah virus corona (COVID-19), Brussels, Belgia (18/7/2020). ANTARA/REUTERS/Pool/Francois Lenoir/aa.

Jenewa (ANTARA) - WHO masih merasa optimistis bahwa negara-negara Eropa tidak perlu menerapkan penguncian nasional, demikian dinyatakan pejabat organisasi kesehatan dunia itu pada Senin (26/10).

Namun, WHO mengingatkan Eropa agar melakukan "percepatan dengan serius" dalam memerangi virus corona,

"Kami masih berharap bahwa negara-negara tidak harus memberlakukan apa yang disebut penguncian nasional," kata Maria van Kerkhove, kepala teknis pandemi COVID-19 di WHO.

Ia berbicara saat konferensi pers daring, ketika disinggung soal lonjakan kasus di Eropa.

"Saat ini kita semua berada jauh di belakang virus ini di Eropa, sehingga untuk mengatasinya akan memerlukan sejumlah langkah akselerasi yang serius," pakar kedaruratan WHO, Mike Ryan, menambahkan. 

Sumber: Reuters

Baca juga: Kasus COVID-19 harian Eropa berlipat ganda dalam 10 hari

Baca juga: WHO: Eropa, Amerika Utara harus belajar dari Asia seputar COVID-19

Baca juga: Dua menlu positif corona usai hadiri pertemuan EU


 

Rute baru kereta barang China-Eropa diluncurkan di Tangshan, China


Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar