Komisi V DPR soroti sempitnya jalan masuk ke Terminal Anak Air Padang

id komisi v dpr,terminal padang,terminal anak air

Komisi V DPR soroti sempitnya jalan masuk ke Terminal Anak Air Padang

Terminal Anak Air Padang direncakan selesai tahun ini. (ANTARA/Miko Elfisha)

Padang (ANTARA) - Komisi V DPR RI menyorot sempitnya akses jalan keluar masuk Terminal Tipe A Anak Air, Kota Padang, Sumatera Barat, yang rencananya rampung dikerjakan tahun ini.

Pimpinan tim Komisi V DPR RI Mulyadi  MMA di Padang, Senin, menuturkan bangunan Terminal Tipe A Anak Air sangat megah, namun jalan akses menuju terminal sangat sempit.

"Ini menjadi salah satu catatan dalam kunjungan kali ini," katanya.

Senada dengan itu Anggota Komisi V DPR RI Tamanuri mengatakan akses jalan dari terminal ke jalan lintas Sumatera itu sebenarnya tidak panjang, hanya sekitar 200 meter namun kondisinya sangat sempit.

"Idealnya luas jalan itu 30 meter karena kendaraan yang masuk ukurannya besar. Kalau jalan sempit, menjadi tidak efektif," katanya.

Baca juga: Kemenhub undang investor kelola Terminal Anak Aia Padang

Baca juga: Komisi V DPR: Penggantian lahan tol harus untungkan masyarakat


Ia khawatir jika akses jalan itu tidak diperbaiki dan diperlebar, terminal tersebut tidak akan berfungsi.

“Bahkan berdasarkan pengalaman terminal di daerah lain, jika akses jalan ini tidak diperlebar, menimbulkan terminal bayangan, sehingga fungsi terminal bisa macam-macam,” ujarnya.

Ia meminta semua pihak terkait untuk berkoordinasi mencarikan solusi untuk perluasan jalan tersebut. Jangan sampai terminal megah tapi sia-sia.

Baca juga: Menhub "groundbreaking" terminal tipe A pertama Padang

Asisten II Setdaprov Sumbar Benny Warlis menyebutkan pihaknya akan mengupayakan koordinasi antar berbagai pihak untuk memperluas akses jalan menuju terminal tersebut.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Hubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Popik Montanasyah mengakui untuk akses jalan masuk menuju Terminal Type A Anak Air memang masih butuh pelebaran 25 sampai 30 meter.

“Kalau diperluas. Tidak ada kendala lagi. Kalau kondisi sekarang satu bus saja yang bisa lewat. Kita koordinasikan pemerintah kota setempat untuk regulasinya ke depan,” katanya.

Baca juga: Terminal tipe A akan dibangun di Padang

Pewarta : Miko Elfisha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar