Pelajar Nigeria ciptakan robot yang bisa merawat pasien COVID

id Nigeria, Abuja,robot, teknologi medis,covid-19,tenaga kesehatan

Pelajar Nigeria ciptakan robot yang bisa merawat pasien COVID

Ilustrasi - Sukarelawan diperiksa oleh Cira 3, robot yang dikendalikan dari jarak jauh untuk melakukan tes terhadap terduga pasien penyakit virus corona (COVID-19) di Tanta, Mesir, Rabu (18/11/2020), dalam upaya membatasi paparan manusia terhadap virus, di tengah gelombang kedua infeksi . (ANTARA/REUTERS/MOHAMED ABD EL GHANY/tm)

Abuja (ANTARA) - Sejumlah pelajar Nigeria menciptakan robot yang suatu hari diharapkan dapat membantu rumah sakit merawat pasien COVID-19 dari jarak jauh, mengukur suhu, mengangkut obat-obatan, serta memungkinkan pekerja medis untuk berkomunikasi dengan pasien melalui kamera dan layar.

Robot tersebut berbentuk lemari dengan roda yang dikendalikan dari jarak jauh, dihiasi dengan pola bunga yang membuat semangat dan dijuluki "MAIROBOT".

Dalam sebuah demonstrasi, seorang perawat sekolah mengisi MAIROBOT dengan obat-obatan sementara seorang siswa, yang menggunakan pengontrol dan kacamata untuk melihat melalui kamera, menggerakkan mesin itu melalui koridor dan ke ruang isolasi tiruan untuk memindai dahi seorang siswa untuk mengetahui suhu tubuhnya.

“Saya berharap MAIROBOT ini dapat menekan dan mengurangi risiko yang dihadapi oleh para tenaga kesehatan ini ---saya ingin petugas kesehatan lebih aman,” kata Nabila Abbas, salah satu pembuat robot.

Tim robotika di Glisten International Academy di ibu kota Nigeria, Abuja, mulai mencoba membuat MAIROBOT dengan berkolaborasi secara daring, tetapi akhirnya harus bertemu untuk menyelesaikan proyek di lab mereka.

Meski demikian, MAIROBOT, yang pembuatannya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan, masih berada dalam tahap awal.

Selama demonstrasi, pintu ruang isolasi harus dibiarkan terbuka, dan robot hanya bisa membawa obat-obatan. Jadi, pasien yang bersangkutan akan memberikan sendiri obat sementara perawat mengawasi kamera.

"Saat ini kami sedang menyempurnakannya," kata David Adeniyi, guru yang mengawasi tim robotika. Tim mengatakan para siswa berharap MAIROBOT dapat tersedia secara komersial suatu hari nanti.

Bagi Abbas, penggunaan robot tidak akan berhenti pada masa virus corona.

"Penyakit menular lainnya juga bisa diatasi dengan MAIROBOT, seperti Ebola, demam Lassa dan semua virus menular ini," ujarnya.

Sumber: Reuters

Baca juga: Tenaga kesehatan Nigeria unjuk rasa tuntut upah penanganan COVID-19

Baca juga: Nigeria batasi pertemuan publik di tengah lonjakan kasus COVID-19

Baca juga: Nigeria ingatkan peluang gelombang II penularan COVID-19


 

Mahasiswa UNP ciptakan robot untuk antisipasi COVID-19

 


Pewarta : Aria Cindyara
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar