Kominfo: Pemenang seleksi multipeksing siapkan 50 persen slot LPS

id hasil seleksi multipeksing, Kementerian Komunikasi dan informatika, Analog switch off, ASO, Kominfo, Menteri Kominfo, Johnny G.Plate

Kominfo: Pemenang seleksi multipeksing siapkan 50 persen slot LPS

Menkominfo Johnny G. Plate (ketiga dari kiri) dalam Konferensi Pers Pengumuman Hasil Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial Tahun 2021 di Jakarta, Senin (26/04/2021). (ANTARA/HO/ Kementerian Komunikasi dan Informatika)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meminta kesiapan para pemenang seleksi multipeksing di 22 wilayah di Indonesia mendukung Analog Switch Off (ASO) untuk menyiapkan slot sebanyak 50 persen bagi Lembaga Penyiaran Swasta (LPS).

50 persen slot multipeksing berbasis teknologi berstandar Standard Definition (SD) tersebut disiapkan sebagai infrastruktur bagi penyelenggara penyiaran atau konten yang berasal dari luar grup perusahaan pemilik multipeksing.

“Penggunaannya akan diatur oleh Pemerintah. Jika penyelenggara multipleksing memilih menggunakan sendiri teknologi di luar SD seperti misalnya teknologi High Definition (HD) maka yang bersangkutan dapat melakukannya melalui penyesuaian penggunaan teknologi dimaksud dengan catatan kapasitas yang boleh digunakan ekuivalen dengan 50 persen SD,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam konferensi Pers Pengumuman Hasil Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial Tahun 2021 di Jakarta, Senin.

Baca juga: Hari Penyiaran,migrasi TV digital buat konten dan segmentasi beragam

Baca juga: TV Digital tidak akan saingi layanan siaran berbayar

Lebih lanjut, pengumuman hasil seleksi penyelenggara multipeksing untuk siaran televisi digital itu mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 46 tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar) yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Kominfo nomor 88 tahun 2021 tentang Pedoman Evaluasi dan Seleksi Penyelenggara Multipeksing Siaran Televisi Digital Terestrial.

Selain pemenang seleksi di 22 wilayah layanan itu, Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) sesuai dengan aturan mendapatkan alokasi dua slot multipleksing di setiap wilayah layanan.

Melalui alokasi itu, Johnny mengharapkan TVRI dapat memfasilitasi siaran digital untuk lembaga penyiaran lainnya.

“Kepada LPP TVRI diminta untuk terus melalukan peningkatan layanan dan bertransformasi menjadi LPP kelas dunia. Harapannya penyelenggara multipleksing ini secara profesional dan independen sebagai infrastruktur penyiaran dapat segera terwujud,” kata Johnny.

Langkah selanjutnya, Kementerian Kominfo sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah nomor 46 tahun 2021 itu tengah menyiapkan proses evaluasi untuk penyelenggara multipeksing di 12 provinsi.

“Hasil evaluasi dan penilaian komitmen ini akan memutuskan status penyelenggara multipleksing dimaksud sesuai dengan kapasitas dan kelayakan, berdasarkan UU No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan peraturan implementasinya,” ujar Johnny.

Di samping itu, Kementerian Kominfo juga menyiapkan kapasitas kanal multipeksing cadangan menyesuaikan perkembangan dan kebutuhan TV digital untuk mendukung berlangsungnya migrasi dari TV analog ke TV digital di Indonesia berjalan dengan lancar.

Seperti diketahui, Indonesia akan melakukan migrasi penyiaran televisi dari teknologi analog ke teknologi digital yang ditargetkan dapat rampung pada 2 November 2022.

Hal itu diamanatkan dalam Undang Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaannya.

Berikut daftar peserta yang telah memenuhi penilaian sebagai pemenang seleksi di 22 wilayah layanan, yaitu sebagai berikut (sesuai abjad):

NOPROVINSIPEMENANG SELEKSIJUMLAH MUX
(WILAYAH LAYANAN)
1Sumatera Barat – 1ANTVMetro TV 2
2Riau – 1Trans TVtvOne 2
3Jambi – 1IndosiarTrans TV 2
4Sumatera Selatan – 1IndosiarTrans7 2
5Bengkulu – 1IndosiarRCTI 2
6Lampung – 1ANTVMetro TVNTV3
7Kepulauan Bangka Belitung – 1RCTIMetro TV 2
8BaliANTVMetro TVNTV3
9Nusa Tenggara Barat – 1Metro TVSCTV 2
10Nusa Tenggara Timur – 1Metro TVRCTI 2
11Kalimantan Barat – 1IndosiarTrans TV 2
12Kalimantan Tengah – 1SCTVTrans TV 2
13Sulawesi Utara – 1Metro TVTrans TV 2
14Sulawesi Tengah – 1RCTISCTV 2
15Sulawesi Selatan – 1Metro TVRCTI 2
16Sulawesi Tenggara – 1Metro TVSCTV 2
17Gorontalo – 1RCTITrans TV 2
18Sulawesi Barat – 1RCTI  1
19Maluku – 1RCTItvOne 2
20Maluku Utara – 1Trans TV  1
21Papua – 1RCTITrans7 2
22Papua Barat – 4SCTV  1


Baca juga: KPI harap migrasi ke TV digital perbanyak tayangan berkualitas

Baca juga: Kominfo buka seleksi penyelenggara multipleksing

Baca juga: Kominfo segera buka seleksi penyelenggaraan multipleksing


Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar