Ketua DPD dorong pemudik ikut tes antigen demi deteksi dini COVID-19

id Ketua DPD RI,LaNyalla Mattalitti,arus balik Idul Fitri,tes antigen acak

Ketua DPD dorong pemudik ikut tes antigen demi deteksi dini COVID-19

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. ANTARA/dokumentasi pribadi

Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendorong para pemudik untuk memanfaatkan tes antigen COVID-19 yang diberikan secara acak oleh kepolisian saat arus balik Lebaran 2021.

Pemeriksaan itu, kata LaNyalla dikutip dari keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin, merupakan bentuk deteksi dini yang tujuannya mencegah penyebaran COVID-19.

"Saya mengimbau masyarakat khususnya yang akan kembali ke wilayah Jabodetabek untuk tidak takut apabila diberhentikan petugas untuk dilakukan tes antigen. Random test ini untuk kebaikan bersama agar jika ada yang positif COVID-19 bisa langsung segera ditangani," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD RI turut menyampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan dan kepolisian yang terlibat dan menyediakan tes antigen secara acak tersebut.

Baca juga: Ketua DPD dorong Pemerintah kirim bantuan ke Gaza buat bantu Palestina

Korlantas Polri pada hari Minggu (16/5) telah melakukan tes COVID-19 secara acak kepada pemudik yang akan kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Setidaknya, ada 13.675 pemudik yang mengikuti tes itu, dan 72 di antaranya menunjukkan hasil reaktif.

"Langkah Korlantas Polri dapat membantu Satgas Penanganan COVID-19 melakukan screening bagi pemudik. Saya rasa kegiatan random test ini cukup efektif apalagi menurut Kementerian Perhubungan pergerakan orang pada hari terakhir liburan Lebaran masih di bawah 60 persen. Artinya, masih cukup banyak masyarakat yang belum kembali dari mudik," kata LaNyalla menambahkan.

Ia juga mengingatkan kepala daerah untuk menyediakan akses tes COVID-19 kepada para pemudik yang akan kembali ke Jabodetabek.

"Baik gubernur, wali kota, maupun bupati yang berada di Jakarta dan kota/kabupaten penyangga ibu kota untuk memerintahkan jajarannya mengecek ke permukiman yang banyak ditinggali oleh pendatang. Datangi indekos dan kontrakan pekerja serta lakukan tes antigen bagi mereka yang baru saja kembali dari kampung halaman," katanya menegaskan.

Baca juga: Ketua DPD RI: Kasus tes cepat antigen bekas harus diusut tuntas

Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar