Pegawai terpapar COVID-19, Dinas Pendidikan Pasaman Barat ditutup

id COVID-19

Pegawai terpapar COVID-19, Dinas Pendidikan Pasaman Barat ditutup

Pj Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Sumbar Hendra Putra (depan) saat menyampaikan perkembangan kasus COVID-19. Karena ada dua pegawai Dinas Pendidikan terpapar COVID-19 maka aktifitas kantor itu ditutup sementara.

Simpang Empat, Sumbar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menutup aktifitas Dinas Pendidikan untuk sementara karena ada dua orang pejabat pada instansi itu  terpapar COVID-19.

"Benar, mulai hari ini aktifitas Dinas Pendidikan ditutup sementara karena ada dua orang pejabatnya positif COVID-19," kata Pj Sekretaris Daerah Pasaman Barat Hendra Putra di Simpang Empat, Kamis.

Baca juga: Kantor LPSK tutup sementara akibat pegawai positif COVID-19

Ia mengatakan untuk menekan penyebaran COVID-19 maka aktifitas pada Dinas Pendidikan untuk sementara ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Selain itu pihaknya segera melakukan pelacakan atau traking terhadap pegawai atau masyarakat yang kontak dengan pasien terpapar COVID-19.

"Terhadap pegawai dan masyarakat yang kontak akan dilakukan tes usap atau swap test untuk mengetahui penyebarannya," katanya.

Baca juga: Satgas COVID-19 Bangka tutup sementara kantor Dukcapil

Kemudian juga memperketat protokol kesehatan. Pihaknya segera mengambil langkah-langkah bagaimana menekan penyebaran COVID-19.

Untuk pembatasan aktifitas masyarakat pihaknya segera mengadakan rapat untuk mengambil langkah-langkah menekan penyebaran COVID-19.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan protokol kesehatan COVID-19.

Baca juga: Tiga lantai blok A Kantor Wali Kota Jakpus tutup imbas temuan COVID-19

"Saat ini status Pasaman Barat masih zona orange tetapi sudah mendekati zona merah," ujarnya.

Data dari Satgas COVID-19 hari ini Kamis terjadi penambahan tujuh orang positif dan satu orang diantaranya meninggal dunia.

Dari tujuh orang itu dua diantaranya merupakan kepala bidang pada Dinas Pendidikan inisial A (49) dan inisial E (52).

Total kasus hingga saat ini mencapai 1.093 orang, sembuh 912, meninggal dunia 66 orang dan dikarantina atau rawat 115 orang.

Ia menekankan agar masyarakat meningkatkan disiplin mematuhi protokol kesehatan COVID-19 6M seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan melakukan vaksinasi.

Pewarta : Altas Maulana
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar