Nasi kotak 3 kali sehari bagi warga Balikpapan yang isolasi mandiri

id jatah makan isoman,covid balikpapan

Nasi kotak 3 kali sehari bagi warga Balikpapan yang isolasi mandiri

Ilustrasi - Warga memasak lauk di dapur umum Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (17/7/2021) untuk membantu warga yang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/aww.

Balikpapan (ANTARA) - Warga yang terpapar COVID-19 dan harus menjalani isolasi mandiri (isoman) di Balikpapan akan mendapatkan jatah makan 3 kali sehari dari Satuan Tugas (Satgas)Penanganan COVID-19 Balikpapan.

“Kami kirimi nasi kotak dari dapur umum Dinas Sosial,” kata Kepala Dinas Sosial Balikpapan Purnomo, di Balikpapan, Minggu.

Ia menjelaskan, Dapur Umum Dinas Sosial yang mulai beroperasi Senin (19/7) itu setiap hari akan memasak sebanyak  2.000 porsi untuk makan pagi, makan siang, dan makan malam.

“Yang masak teman-teman dari Tagana, mulai pukul 3 pagi untuk sarapan,” kata Purnomo.

Tagana adalah Taruna Siaga Bencana, relawan yang mendedikasikan dirinya untuk membantu warga yang tertimpa musibah. Khusus untuk Dapur Umum COVID-19 ini, ada 30 relawan Tagana dengan 3 giliran (shift) masak.

Purnomo menambahkan, jika 2.000 porsi ini kurang, maka akan ditambah di kecamatan yang kekurangan dengan memberdayakan UMKM setempat.

Pengantaran ke rumah warga yang menjalani isolasi mandiri dilakukan secara bersambungan. Pertama dari Dapur Umum nasi kotak diambil oleh Satgas Penanganan COVID-19 masing-masing kelurahan. Kemudian Satgas RT mengambil nasi tersebut di kelurahan dan mengantarkannya ke rumah warga yang berhak.

Baca juga: Tempat tidur penuh, RSKD Balikpapan tutup layanan UGD COVID-19
Baca juga: Balikpapan pertimbangkan pengetatan kembali di gerbang kota

Data jumlah dan alamat mereka yang menerima jatah juga diperbaharui setiap hari karena ada yang selesai isolasi dan sembuh, atau justru harus menjalani rawat inap di rumah sakit, atau kasus positif baru.

"Bisa saja jumlah penerima jatah tetap, tapi alamat berganti. Data yang isolasi mandiri dari puskesmas dan kelurahan kami tunggu sampai pukul 12 siang,” kata Purnomo.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, mengajak partisipasi semua pihak apakah perorangan atau pun lembaga untuk mendukung kegiatan Dapur Umum tersebut.

Data dari Satgas Penanganan COVID-19, Balikpapan pada hari Minggu (18/7) ini ada penambahan positif baru sebanyak 415 kasus, selain ada 137 yang sembuh. 

Baca juga: Satgas COVID-19 Jember siagakan dapur umum untuk warga isolasi mandiri
Baca juga: Sanggar Bapontar dirikan dapur umum untuk warga terpapar COVID-19
Baca juga: Yogyakarta pusatkan dapur umum selter pasien COVID-19 di Posko Tagana


Pewarta : Novi Abdi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar