Saham Eropa jatuh dari tertinggi, tertekan virus dan regulasi China

id Saham Eropa,Indeks STOXX 600

Saham Eropa jatuh dari tertinggi, tertekan virus dan regulasi China

Ilustrasi - Pergerakan turun Indeks DAX 30 di Bursa Saham Frankfurt, Jerman. ANTARA/Reuters.

Jakarta (ANTARA) - Saham Eropa jatuh dari rekor tertinggi pada awal perdagangan hari Jumat, karena kekhawatiran tentang virus varian Delta yang menyebar cepat dan tindakan regulasi di China menghalau optimisme di sekitar musim pendapatan kuartalan dan pemulihan ekonomi.

Indeks STOXX 600 pan-Eropa turun 0,8 persen pada pukul 07.14 GMT, di mana saham Asia mengalami penurunan bulanan terbesar sejak puncak penguncian pandemi global Maret lalu.

Perusahaan pertambangan yang terkait China mengalami penurunan terbesar, turun 2,6 persen di awal perdagangan.

Namun indeks acuan masih berada di jalur untuk mengakhiri bulan Juli dengan kenaikan enam bulan berturut-turut setelah serangkaian hasil yang stabil.

Baca juga: Saham Eropa capai rekor tertinggi, terkerek pendapatan kuat komoditas

Saham UniCredit Italia melonjak 5,7 persen setelah membukukan laba bersih yang lebih tinggi dari perkiraan, dan mengatakan pada Kamis malam bahwa pihaknya telah memulai pembicaraan formal dengan pemerintah mengenai kemungkinan akuisisi saingannya Monte dei Paschi di Siena. Saham Monte dei Paschi melonjak 9,6 persen.

Produsen mobil Prancis Renault melonjak 3,3 persen setelah memperkirakan laba tahun 2021 penuh walaupun ada kekurangan pasokan chip global dan kenaikan biaya bahan baku menghambat produksi mobil.

Pemilik British Airways, IAG, turun 3,4 persen setelah mengatakan kapasitas musim panas akan naik menjadi 45 persen dari tingkat pra-pandemi tetapi memperingatkan bahwa ketidakpastian yang signifikan tetap ada.

Baca juga: IHSG ditutup menguat, ditopang kenaikan bursa saham Asia
 

Pewarta : Biqwanto Situmorang
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar