BPP Ujung Menteng panen 190 kilogram sayur hasil "urban farming"

id urban farming jakarta

BPP Ujung Menteng panen 190 kilogram sayur hasil

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ujung Menteng panen raya sayur mayur pertanian perkotaan, Jakarta, Jumat (27/8/2021). ANTARA/HO-Sudin KPKP Jakarta Timur

Jakarta (ANTARA) - Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ujung Menteng yang dikelola oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Jakarta Timur, memanen 190 kilogram (kg) sayur-mayur hasil pertanian perkotaan (urban farming) di kawasan itu.

Penyuluh Pertanian Kecamatan Cakung dan juga Pengelola BPP Ujung Menteng, Komar, mengatakan hasil panen raya kali ini terdiri dari sawi samhong 100 kg, bayam hijau 30 kg, bayam merah 10 dan sawi caisim 50 kg.

"Hasilnya 50 persen kita jual lagi. 50 persen kita dibagikan ke internal saja," kata Komar di Jakarta, Jumat.

Komar menambahkan bahwa hasil panen raya sayur tersebut dijual ke masyarakat yang ada di sekitar BPP Ujung Menteng dengan harga berkisar Rp15 ribu.

"Dijual Rp15 ribu segabung. Sekarang harganya turun," ujar Komar.

Komar mengatakan hasil penjualan dari aneka sayuran dari panen raya tersebut digunakan kembali untuk membeli bibit tanaman dan perawatan di BPP Ujung Menteng.

"Hasil keuntungannya kita putar kembali untuk beli bibit dan perawatan tanaman yang ada di BPP Ujung Menteng," kata Komar.

Baca juga: Kelurahan Kebagusan manfaatkan lahan kosong jadi "urban farming"
Baca juga: Karang Taruna di Jaksel memasarkan 300 kg hasil tani ke pasar modern

Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar