Relawan Satgas COVID-19 gerakkan prokes sekitar venue PON XX Papua

id Bnpb, Relawan satgas covid-19, prokes, pon xx papua

Relawan Satgas COVID-19 gerakkan prokes sekitar venue PON XX Papua

Tangkapan layar Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satgas COVID-19 Andre Rahardian dalam talk show Persiapan Protokol Kesehatan PON XX Papua secara daring dipantau dari Jakarta, Rabu (15/9/2021). ANTARA/Devi Nindy.

Jakarta (ANTARA) - Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satgas COVID-19 Andre Rahardian mengatakan kegiatan relawan seputar protokol kesehatan akan berfokus di sekitar venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di luar kegiatan olahraga.

Menurut dia, kesempatan PON XX Papua menjadi kesempatan baik bagi Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk penanganan COVID-19 di Papua.

"Pembagian masker, yang penting. Kami akan membagikan masker kain hingga empat untuk berganti-ganti. Kedua, kita akan bantu panitia terutama kegiatan prokes," ujar Andre dalam talk show Persiapan Protokol Kesehatan PON XX Papua secara daring dipantau dari Jakarta, Rabu.

Bantuan tersebut berupa pemberian saran dan arahan kepada pihak berwenang seperti Satuan Polisi Pamong Praja setempat jika terjadi keramaian. Kemudian relawan Satgas COVID-19 juga akan menyediakan tes usap antigen.

Yang terpenting, relawan Satgas COVID-19 akan melatih dan mengajak relawan lain di empat venue PON XX Papua untuk melaporkan kegiatannya melalui InaRisk.

"Kita menggunakan InaRisk, untuk pembagian masker, sehingga teman-teman Papua bisa melaporkan. Bila ada pelanggaran prokes bisa dilakukan secara daring," ujar dia.

Relawan Satgas COVID-19 disamping itu juga memonitoring kegiatan selama acara PON XX Papua berlangsung, guna menurunkan penyebaran COVID-19 di wilayah yang sekarang menjadi lokasi penyelenggaraan agenda nasional tersebut.

Baca juga: Mimika rekrut 3.600 relawan PON XX

Baca juga: 4.800 orang terdaftar menjadi relawan PON Papua

Baca juga: Kemenkes: Syarat jadi relawan nakes PON tidak terlibat vaksinasi

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar